Pemkab Kulonprogo – BNN DIY Canangkan Kalurahan Bersinar – Kampung Tangguh Narkoba

Editor: Agus Sigit

KULONPROGO, KRJogja.com – Sebagai upaya melawan peredaran gelap narkoba khususnya di Kabupaten Kulonprogo, Badan Narkotika Nasional (BNN) DIY bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo deklarasi Pencanangan Desa/ Kalurahan bersih narkoba (Kalurahan Bersinar) dan kampung tangguh narkoba di Pendapa Kalurahan Pendoworejo Kapanewon Girimulyo, Kamis (11/11).

Bupati Drs Sutedjo mengapresiasi langkah BNN DIY bersinergi dengan Pemkab Kulonprogo melaksanakan kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan deklarasi pencanangan desa/ kalurahan bersih narkoba dan kampung tangguh narkoba di Kulonprogo mampu menekan angka peredaran gelar narkoba di wilayah kita,” ungkapnya.

Ditegaskan, pencanangan Kalurahan Bersinar dan Kampung Tangguh Narkoba sebagai salah satu upaya perang terhadap narkoba. Dengan pencanangan tersebut diharapkan punya daya cegah dan tangkal terhadap peredaran gelap narkoba, sebab upaya pemberantasan narkoba bisa dimulai dari lingkungan terkecil yakni di kampung atau kalurahan.

Kepala BNN DIY, Brigjen Pol Andi Fairan SIK menjelaskan, salah satu ancaman terbesar dalam pembangunan Indonesia adalah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang menyasar lapisan masyarakat.

“Penggunaan dan peredaran gelap narkoba saat ini tidak hanya di perkotaan tapi sudah menyebar ke pelosok desa baik di kalangan masyarakat maupun pemerintah kalurahan tidak luput dari permasalahan narkoba,” tutur Andi menambahkan ada enam desa yang dijadikan pilot project program Kalurahan Bersinar yakni Kelurahan Wates, Kalurahan Jangkaran, Jatisarono, Sentolo, Cerme dan Pendoworejo.

Hal senada disampaikan Kapolres Kulonprogo AKBP Muharomah Fajarini SIK. Narkoba merupakan ancaman bagi bangsa. “Bonus demografi pada 2030 akan dipenuhi usia-usia produktif maka harus dipersiapkan dari sekarang untuk meningkatkan kualitas generasi bangsa salah satunya generasi anti narkoba,” ucap Muharomah. (Rul)

 

BERITA REKOMENDASI