Pemkab Kulonprogo Segera Bayar Pengadaan Tanah

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo segera membayarkan besaran ganti kerugian pengadaan tanah untuk pelebaran jalan di Jalan Tentara Pelajar, Wates. Baik pemilik tanah atau ahli waris sepakat penilaian harga tanah oleh tim appraisal.

”Pemilik tanah atau ahli waris telah menandatangani berita acara kesepakatan penilaian harga oleh tim appraisal. Sekarang sedang proses pengusulan ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk pembayaran,” kata Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Pemukiman (PUPKP) Kulonprogo, Nurcahyo Budi Wibowo.

Baca juga :

Danais Rp 1,32 Trilyun Harus Sejahterakan Masyarakat DIY
Suhu Panas Landa DIY, Ternyata Ini Sebabnya

Setelah terjadi kesepakatan besaran ganti kerugian, katanya, Dinas PUPKP menargetkan BKAD segera melakukan pembayaran sebelum, Rabu (25/12/2019). Sesuai ketentuan pengadaan tanah, pembayaran dilakukan 14 hari setelah penandatanganan berita acara kesepakatan harga.

Seperti diketahui sehari sebelumnya, Senin (02/12/2019), puluhan warga pemilik tanah dan ahli waris di sepanjang Jalan Tentara Pelajar, Wates menghadiri undangan pada acara pemberitahuan dan musyawarah besaran ganti kerugian pengadaan tanah di Dinas PUPKP Kulonprogo.

Menurutnya, tidak dapat menyampaikan besaran harga yang disepakati pemilik tanah atau ahli waris. Banyak elemen dijadikan dasar penentuan besaran harga tanah. Harga pekarangan akan berbeda dengan harga sawah. Harga tanah yang telah bersertifikat juga berbeda dengan tanah masih berleter C. ”Kalau harga minimal sekitar Rp 3 juta permeter,” jelasnya.

Pelebaran di Jalan Tentara Pelajar mulai dari Teteg Kulon, Wates sampai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates sepanjang kurang lebih 800 meter. Di sisi kanan jalan dan sisi kiri jalan, masing-masing diperlebar dua meter.

Sebelumnya Ketua RT 3/RW 2 Beji, Kalurahan Wates, Priyanta menjelaskan sebagian tanah yang diwariskan dari orangtuanya terkena pelebaran jalan di Jalan Tentara Pelajar. Meskipun demikian merahasiakan besaran ganti kerugian tanah yang disampaikan tim appraisal.

Menurutnya, sudah menandatangani berita acara kesepakatan besaran ganti kerugian tanah yang terkena pelebaran jalan. Berkas persyaratan sudah dilengkapi. ”Sekarang tinggal menunggu waktu untuk pembayaran,” kata Priyanta. (Ras)

BERITA REKOMENDASI