Pemkab Siapkan PAG dan Tanah Kas Desa Sebagai Lahan Relokasi

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO (KRjogja.com) – Relokasi bagi warga terdampak bandara akan dibagi menjadi dua, yaitu magersari dan pembangunan rumah.

Dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Kulonprogo Ir Budi Antono MSi yang akrab dipanggil Anton, relokasi magersari diperuntukkan warga terdampak yang tidak mampu, rencananya yang akan ditempatkan di Paku Alam Ground (PAG) sebanyak 118 Kepala Keluarga (KK).

"Data keseluruhan warga terdampak, kata Anton, ada 518 KK, diantaranya yang 118 KK kurang mampu maka alternatifnya dengan magersari, sedangkan sebanyak 400 KK lainnya direlokasi pada 6 titik lokasi tanah kas desa. Terkait tanah kas desa yang harus izin dari Gubernur, bolanya sudah ada di Pemda DIY," ujar Anton, Selasa (13/09/2016).

Menurut Anton, pihaknya bekerja sama dengan Dinas PU DIY akan melakukan pendampingan diantaranya dalam penyusunan masterplan 6 tanah kas desa, pemilihan lokasi pada 6 tanah kas desa, serta pemilihan tipe rumah 36, 45, 60 dan 100. Masyarakat yang akan memilih disesuaikan dengan kemampuannya," tandasnya.

Terhadap relokasi tersebut, ada tim appraisal yang sudah melakukan penilaian pada 6 titik relokasi, namun dari hasil penilaian masih ada harga yang tidak terjangkau. "Kami tidak dapat intervensi terhadap tim, tapi yang bisa saya lakukan adalah masukan kepada tim untuk mengkaji ulang, dan sekarang itu baru dilaksanakan," ujar Anton.

Sementara terkait ganti untung, yang dijadwalkan akan mulai 14 September ini, nantinya masyarakat dapat memilih relokasi yang diinginkan. "Dari ganti untung tersebut, masyarakat yang akan menimbang untuk dibelikan tanah yang sesuai dengan kemampuannya," katanya. (Wid)

 

BERITA REKOMENDASI