Pencarian Terhadap Amar Dihentikan

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Memasuki hari ketujuh pencarian korban terseret gelombang di Pantai Mangrove Jembatan Api-Api (MJAA) Padukuhan Pasir Mendit, Jumat (23/03/2018) tim SAR Gabungan masih terus berusaha menemukan korban Muhammad Amar (14). Meski demikian, setelah dilakukan pencarian tim tetao tak bisa menemukan Amar dan pencarian korban pun dihentikan sore hari tadi.

Kepala Basarnas DIY, Supriono mengungkap pencarian hari ketujuh dipusatkan ke berbagai titik yang diduga lokasi keberadaan korban. Namun hingga petang hari tidak ada tanda-tanda korban yang lantas membuat tim SAR Gabungan menyudahi operasi evakuasi selama tujuh hari kebelakang.

Baca juga :

Mandi di MJAA, Dua Pelajar Warga Kotagede Hilang Terseret Arus

Dua Pelajar Terseret Arus Pantai Selatan Belum Ditemukan

Nelayan Temukan Satu Korban Tenggelam Pantai Mangrove

“Untuk pencarian ini sudah sesuai dengan UU no 29 thn 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan. Maksimal pencarian selama 7 hari, apabila nanti ada tanda-tanda korban ditemukan maka operasi SAR bisa di buka kembali,” ungkapnya.

Supriono yang menyampaikan penghentian pencarian secara resmi pada pihak keluarga di lokasi pun mengungkap seluruh pihak sudah iklas terhadap kondisi yang terjadi. “Kami sudah menyampaikan secara langsung dan keluarga meski terlihat sangat berat menerima dan menyampaikan apresiasi pada tim. Tapi tetap nanti ketika ada tanda-tanda operasi SAR bisa dilanjutkan,” sambungnya.

Basarnas menghimbau masyarakat untuk tidak bermain air di pantai selatan Jawa dalam tiga hari kedepan karena ombak tinggi diperkirakan terjadi sampai 26 Maret 2018. “Kami berharap masyarakat memperhatikam betul himbauan tersebut agar mencegah kejadian tidak diinginkan,” pungkasnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI