Pengamen Tewas di Stasiun Wates

WATES (KRjogja.com) – Diduga menenggak minuman keras (miras) oplosan, seorang pengamen, Bambang Sukro Manis (23) warga Desa Pleret Kecamatan Panjatan yang tinggal di Terbah Kecamatan Wates ditemukan tewas di Komplek Stasiun Wates, Kamis (03/11/2016).  

Saksi mata Joko menuturkan dirinya yang pertama melihat korban tergeletak tidak wajar. Begitu didekati tubuh korban sudah kebiru-biruan dan kaku. "Saat saya temukan badannya sudah biru, sehingga saya menghubungi teman polisi yang langsung turun ke lokasi,” ujar Joko.

Menurut Joko sebelum ditemukan tewas, pada sore harinya korban berada di Komplek Stasiun Wates dengan gitar yang biasa dibawanya. Antara saksi dengan korban memang sudah saling kenal. Warga sekitar mengenal korban sebagai warga Terbah, meskipun akhirnya ibunya tinggal di Pleret, Panjatan. “Kemarin sore korban datang sendiri dan nongkrong di sisi barat stasiun,” jelas saksi lain Kemiyo menambahkan sehari sebelumnya korban diketahui mengkonsumsi minuman keras jenis oplosan.  

“Sejak sore Bambang memang sudah minum,” ujarnya.

Sementara itu petugas Polres Kulonprogo yang datang langsung melakukan olah TKP. Berdasaran hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Tapi untuk mengungkap penyebab kematian korban, polisi tetap melakukan penyelidikan.

“Setelah kami periksa di tubuhnya tidak ada bekas penganiayaan dan jasad  korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates,” tegas petugas yang enggan disebutkan identitasnya. (Rul)

 

BERITA REKOMENDASI