Pengangguran Turun, Kemiskinan Belum Turun Banyak

WATES, KRJOGJA.com – Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) mengaku senang, sekaligus sedih. Senang, karena angka pengangguran dari 3,2 persen, turun menjadi 1,9 persen. Tapi angka kemiskinan belum bisa turun seperti angka pengangguran, karena masih di angka 20 persen.

“Tapi angka kemiskinan ini berdasarkan penghasilan Rp.312 ribu perkapita/bulan. Gunungkidul masih Rp.270 ribu perkapita/bulan. Karena orang Kulonprogo lebih konsumtif. Ini salah kita durung becus keselak besus," ujar Hasto ketika membuka Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), Selasa (30/01/2018), di aula Adikarto.
 
Menurut Hasto, pengurangan kemiskinan selain dengan pembangunan fisik juga dengan pembangunan manusia. Peningkatan mentalitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga yang paling utama, antara lain dengan Pendidikan karakter jadi prioritas yang meliputi tiga hal Religiusitas agama, pendidikan Kemataraman, dan Pengamalan Pancasila.

Terkait dengan perizinan, pada 2018 ini akan membangun mall pelayanan publik, yang akan melayani semua layanan publik, dalam satu atap. Saat ini belum ada di DIY dan Jawa Tengah, yang ada seperti di Surabaya, Banyuwangi, DKI, Bali. "Pembangunan di 2019, harus ada pengembangan kota barunya Wates, dan mengawali adanya ringroad. Kota Wates menjadi satu rangkaian dengan Temon terkoneksi dengan bandara, karena untuk pengembangan aerotropolis, aerocity juga penting," katanya.
 
Menurut Hasto, pertumbuhan ekonomi tahun 2017 masih pada kisaran angka 4,88 persen dan angka gini rasio sebesar 0,38. Ini lebih rendah dari rata-rata nasional dan terendah di DIY. "Bersyukur angka kesenjangan sosial kecil. Di negara yang sejahtera adalah negara yang kesenjangan sosialnya terendah, bukan perekonomiannya tinggi. Serta angka harapan hidup juga tinggi 75,15 tahun," imbuh Hasto.

Dikatakan Ketua Panitia Taufik Prihadi SE, penyusunan RKPD tahun 2019 ini merupakan langkah strategis dan untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kulonprogo dalam lingkungan kondusif. “Rancangan awal RKPD Tahun 2019 ini mengambil tema: Mewujudkan pertumbuhan daerah melalui pembangunan seutuhnya dan pemerataan pembangunan," ujarnya. (Wid)

BERITA REKOMENDASI