Penggunaan Masker Diperlonggar, Harus Tetap Waspada

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Seiring kebijakan pemerintah tentang pelonggaran penggunaan masker bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, masyarakat mulai melakukan berbagai kegiatan, mulai dari olahraga hingga seni-budaya. Berbagai kegiatan tersebut seakan-akan sebagai ‘penebus’ setelah hampir dua tahun tak ada kegiatan lantaran pandemi Covid-19.

Meski demikian, diharapkan masyarakat tidak berlebihan dalam menyikapi kebijakan pemerintan terkait pelonggaran penggunaan masker. Pasalnya, saat ini pandemi Covid-19 belum seratus persen berakhir.

Kapolsek Nanggulan Polres Kulonprogo Polda DIY Kompol L Ardi Hartana SH MH MM, Sabtu (21/05/2022) menyampaikan pihaknya tetap memonitor segala aktivitas warga, terutama yang berpotensi menyebabkan terjadinya kerumunan massa. Masalah protokol kesehatan (prokes) tepat dikedepankan dengan menyeimbangkan antara kondisi sosial masyarakat dengan aktivitas yang dilakukan.

“Jangan sampai kebijakan pelonggaran penggunaan masker menyebabkan tingkat kewaspadaan masyarakat terhadap Covid-19 menurun,” ujar Ardi Hartana.

Ardi Hartana mencontohkan, di daerah Nanggulan saat ini banyak kegiatan yang melibatkan banyak massa, semisal jathilan dan olahraga ( bola voli dan sepakbola). Jathilan merupakan salah satu kesenian tradisional yang telah ‘mengakar’ di Nanggulan khususnya dan Kulonprogo pada umumnya.

Sebelum pandemi Covid-19, jika ada warga memiliki hajadan biasanya disertai dengan nanggap jathilan atau watabg kulit. Demikian pula bola voli dan sepakbola, biasa diselenggrakan ketika ada momentum peringatan hari-hari penting, semisal merti desa, ultah desa, hingga ultah kemerdekaan.

Seluruh kegiatan tersebut sekarang mulai aktif dilaksanakan masyarakat, salah satu pertimbangannya pandemi Covis-19 dianggap sudah ‘berakhir’. Terkait hal itu, jajaran Polsek Nanggulan intensif memonitor seluruh kegiatan masyarakat, dengan tujuan agar masyarakat tidak berlebihan dalam menyikapi kebijakan pelonggaran penggunaan masker.

Termasuk dalam hal ini, pemberian izin kegiatan terlewbih dahulu berkoordinasi dengan pihak Kapanewon dan Polres Kulonprogo. Pihaknya tidak mau gegabah dalam mengeluarkan perizinan, guna menghindari munculnya klaster baru. Meski demikian, pihaknya juga tidak berlaku ‘kaku’ dalam menyikapi berbagai kegiatan yang digelar masyarakat.

“Sebelum mengadakan kegiatan diharapkan masyarakat melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang berkompeten, mulai dari pihak kelurahan, kapanewon, polsek, hingga polres,” ujar Ardi Hartana.

Hal itu bertujuan agar seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan aman dan lancar, sekaligus terhindar dari ancaman kembalinya virus korona. Jajaran Polsek Nanggulan akan selalu melakukan langkah-langkah pengamanan di setiap kegiatan yang digelar masyarakat. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI