Pengurus DPD GPEI DIY Audiensi Bupati

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJogja.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (DPD GPEI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Yuyun Yuniastuti menilai, Kabupaten Kulon Progo memiliki peluang dan potensi yang cukup besar untuk melakukan kegiatan ekspor dengan mengoptimalkan produk-produk yang dihasilkan para pelaku UMKM di Kulonprogo.

“Potensi produk ekspor kabupaten ini, di antaranya gula semut, produk pertanian seperti teh, kopi rempah-rempah, daun salam, sereh, cabe, ada juga produk perkebunan dan perikanan, hingga produk kerajinan atau handicraft

seperti tas agel dan kerajinan bambu,” jelas Yuyun saat audiensi dengan Bupati Kulonprogo Drs Sutedjo di Ruang Rapat Menoreh, Kantor Bupati setempat, Selasa (25/5).

Yuyun Yuniastuti mengungkapkan, audiensi memaparkan program kerja DPD GPEI DIY tahun 2021. “Dengan menjunjung visi utama kami yaitu meningkatan ekspor di Yogyakarta dengan mengoptimalkan sumber daya alam & sumber daya manusia untuk mendorong usaha kecil dan menengah, kami akan menjalankan beberapa program unggulan. Di antaranya mencetak 100 eksporter baru setiap tahun, menambah jumlah anggota baru, melakukan digitalisasi ekspor, melakukan pecah telur ekspor bersama GPEI dan membentuk kelompok kerja untuk percepatan program,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan program, pelaku ekspor akan dibagi empat level. Level satu untuk UMKM yang belum pernah ekspor dan berkeinginan ekspor, Level dua untuk masyarakat umum yang berkeinginan ekspor, Level tiga untuk UKM produk yang sudah layak ekspor tapi belum pernah ekspor dan Level empat untuk eksporter ‘existing’. “Masing-masing level tersebut memiliki skema pendampingan dan ‘goals’ berbeda-beda,” tuturnya.

Produk dan UMKM tersebut nanti diseleksi terlebih dahulu untuk menentukan produk dan UMKM yang sudah layak ekspor atau belum. Selanjutnya, GPEDI DIY akan melakukan pendampingan ekspor sesuai levelnya masing-masing, dengan mengidentifikasi team/ SDM ekspor, menyiapkan kelompok anak muda atau second generation

, melakukan pembenahan organisasi atau team management, hingga UMKM tersebut dapat melakukan ekspor secara mandiri.

BERITA REKOMENDASI