Penyaluran BST Wajib Perhatikan Protokol Kesehatan

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Mengingat penyebaran dan bahaya virus Korona demikian cepat dan parahnya maka Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo minta kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengambil bantuan sosial tersebut betul-betul memperhatikan sekaligus menaati prosedur tetap (protap) kesehatan tentang pencegahan virus Korona.

“Pembagian BST (Bantuan Sosial Tunai) bukti nyata kepedulian Pemerintah Pusat kepada warga masyarakat yang terkena dampak pandemi Korona. Jadi pembagian BST dalam rangka pemberian Jaring Pengaman Sosial (JPS) berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kulonprogo Jumanto SH mewakili Bupati Sutedjo.

Bupati menegaskan, dalam proses pengambilan BST, warga tetap menaati protap Covid-19 yakni cuci tangan, jaga jarak, menghindari kerumunan dan semua orang yang datang wajib mengenakan masker. “PT Pos Indonesia harus benar-benar memperhitungkan semuanya agar tetap berjalan sesuai protokol pencegahan Covid-19,” tegas Sutedjo.

Melihat pelaksanaan penyaluran sebelumnya, kata Bupati Sutedjo, tentunya pada pelaksanaan berikutnya di tujuh kapanewon dapat berjalan lebih baik lagi. “Karena itu dalam rakor saya minta penyelenggara betul-betul mempersiapkan segala sesuatunya agar nanti dalam pelaksanaannya benar-benar tertib, aman dan sesuai aturan protokol Covid-19. Jadi kita tidak melihat lagi adanya kerumunan orang dalam jumlah banyak, antre dengan jaga jarak, mencuci tangan dan mengenakan masker,” terangnya.

Kepala Dinsos PPPA setempat Drs Y Iriyanta MSi mengatakan, BST dari Kemensos RI sebanyak Rp 600.000/KPM/bulan. Adapun jumlah KPM di Kulonprogo yang menerima BST melalui PT Pos Indonesia sebanyak 17.643 KPM. Dalam penyalurannya akan menerapkan protokol Covid-19 secara ketat.

“Setelah kami melakukan evaluasi terhadap kejadian sebelumnya di Gedung Kesenian, maka dalam penyaluran BST kami lakukan sesuai protokol pencegahan Covid-19 dengan ketat. Pemeriksaan suhu badan, mewajibkan KPM cuci tangan, pengaturan jalan masuk dan keluar lokasi,” tuturnya. (Rul)

BERITA REKOMENDASI