Penyembelihan Hewan Kurban Perlu Sosialisasi Intensif

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Dinas Pertanian dan Pangan (Dipertapang) Kabupaten Kulonprogo diminta secara intensif mensosialisasikan tata cara mengurus perizinan lokasi penyembelihan hewan kurban di luar rumah pemotongan hewan (RPH). Bersama Bagian Kesra Setda, Dipertapang dapat melakukan sosialisasi tentang tata cara pengajuan rekomendasi tempat penjualan dan pemotongan hewan kurban kepada takmir masjid.

Hal itu perlu dilakukan mengingat adanya Surat Edaran Bupati Nomor 451/1919 tentang Ketentuan Pemotongan Hewan Kurban Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah Dalam Situasi Bencana Covid-19 dan Surat Edaran Kepala Dinas Pertanian dan Pangan tentang tata cara pengajuan rekomendasi tempat penjualan hewan kurban dan tempat pemotongan hewan kurban.

“Sampai saat ini masih banyak takmir masjid yang belum tahu tata cara pengajuan rekomendasi tempat penjualan dan tempat pemotongan hewan kurban. Bahkan ada yang tidak tahu, kalau penyembelihan hewan kurban harus ada izin terlebih dahulu ke dinas. Karena itu, dinas segera mensosialisasikan secara masif,” ungkap anggota Komisi IV DPRD Kabupupaten Kulonprogo, H Agung Raharjo ST.

BERITA REKOMENDASI