Peran Perempuan di Bidang Politik Masih Kurang

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Kulonprogo sangat mendukung pembentukan Dewan Pimpinan Cabang Kaukus Perempuan Politik Indonesia (DPC KPPI) Periode 2021-2026. Karena peran perempuan di bidang politik dan pengambilan keputusan masih kurang. Perempuan di Legislatif baru 8 orang (20 persen) .

“Harapannya dengan pembentukan DPC KPPI Kulonprogo dapat bermitra dan bekerjasama dengan pemkab, melalui Dinas Sos PPPA dalam meningkatkan peran perempuan di berbagai bidang, terutama di bidang politik,” kata Ernawati Sukeksi SIP MM Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender pada Dinas Sosial PPPA Kulonprogo, Rabu (09/06/2021).

Terpilih sebagai Ketua DPC KPPI Kabupaten Kulonprogo Periode 2021-2026 Nur Eni Rahayu SE (PKB), Sekretaris Sendy Yulistya P SE (Gerindra), dan Bendahara Endang Purwanti (PKS). Sedangkan kepengurusan yang lain akan dibahas selanjutnya.

Ketua DPC KPPI Kulonprogo Nur Eni Rahayu SE menyatakan, misi utamanya adalah meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan, khususnya dalam pengambilan keputusan untuk pembangunan. Ke depannya berharap perempuan lebih berdaya, mandiri, dan mampu mengisi jabatan-jabatan politik yang ada. Juga perempuan harus berani tampil penuh kemampuan.

“Berharap 30 persen kuota perempuan yang merupakan kebijakan afirmasi benar-benar terwujud pelaksanaan pemilihan di DPRD Kabupaten Kulonprogo. Apapun partainya. Kita berusaha untuk saling mendukung perempuan,” tandas Eni.

BERITA REKOMENDASI