Perdes jadi Landasan Pemanfaatan Tanah Desa

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Setiap Pemerintahan Desa (Pemdes) di wilayah Kabupaten Kulonprogo berkewajiban menerbitkan Peraturan Desa (Perdes) menyusul pemberlakuan Peraturan Gubernur (Pergub) DIY Nomor 34 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Tanah Desa.

Kepala Bidang Pertanahan, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (PTR) Kulonprogo, Sugimo menyampaikan, kewajiban penetapan Perdes tersebut termasuk di tiga desa karangkopek di wilayah Kecamatan Kokap yang tidak memiliki tanah pelungguh, pengarem-arem sebagai tambahan penghasilan perangkat desa.

”Desa tidak ada tanah pelungguh maupun pengarem-arem tetapi di desa bersangkutan ada tanah kas desa. Pemdes tetap berkewajiban memiliki Perdes tentang Pemanfaatan Tanah Desa,” ujar Sugimo.

Perdes tersebut dinilai cukup penting bagi desa karena menjadi pedoman bagi Pemdes maupun masyarakat dalam pemanfaatan, memberikan perlindungan, penggunaan maupun pelepasan terhadap tanah desa. Terhadap tanah kas desa, pelungguh atau pengarem-arem terdampak bandara di Kecamatan Temon, Pemdes tetap menetapkan Perdes. Terdapat klausul tersendiri jika hingga penerbitan Perdes tersebut belum mendapatkan tanah pengganti. (Ras)

BERITA REKOMENDASI