Perkuat Sinergitas, Bawaslu Kulonprogo Audiensi ke Kejari

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kulonprogo berharap terus dapat bersinergi dengan Kejaksaan Negeri Kulonprogo, khususnya dalam hal penanganan pelanggaran pidana Pemilu yang ditangani oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Beberapa catatan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 dapat menjadi evaluasi untuk perbaikan dan peningkatan kualitas penanganan pelanggaran pidana pada Pemilu 2024,” tandas Ria Harlinawati SIP MA Ketua Bawaslu Kulonprogo saat melakukan audiensi di Kantor Kejaksaan Negeri Kulonprogo, Selasa (28/06/2022). Audiensi disambut Kepala Kejaksaan Negeri Kulonprogo Ardi Suryanto SH MH didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Kepala Seksi Intelijen, serta Kasubsi A Bidang Intelijen Kejari.

Panggih Widodo selaku Koordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran, dan Penyelesaian Sengketa menyampaikan, bahwa perintah pembentukan Sentra Gakkumdu pada Pemilu 2024 masih menunggu surat dari Bawaslu RI. “Personel yang dibutuhkan dalam Sentra Gakkumdu yakni dari unsur Bawaslu dengan jumlah menyesuaikan, Kejaksaan 6 orang, dan Kepolisian 6 orang,” imbuhnya.

Senada dengan Bawaslu, Kepala Kejaksaan Negeri Kulonprogo Ardi Suryanto berharap adanya sinergi yang baik antara seluruh unsur dalam sentra Gakkumdu dalam proses penanganan pelanggaran pidana pemilu. Salah satunya berharap agar setiap kasus dapat dikawal secara bersama-sama di setiap tahapan hingga proses eksekusi.

“Beberapa tantangan harus siap dihadapi dalam Pemilu 2024, harapannya Bawaslu Kulonprogo sudah mulai menyiapkan ahli-ahli yang bisa mendukung proses penanganan pelanggaran pidana pemilu, seperti ahli hukum pidana hingga ahli IT,” ujar Ardi Suryanto. (Wid)

BERITA REKOMENDASI