Pesantren Darul Quran Imam Asy Syafii Lunasi Pembebasan Tanah

DALAM jangka waktu dua tahun, panitia pembebasan tanah Pondok Pesantren Darul Quran/Rumah Tahfidz Panti Yatim Duafa Imam Asy Syafii Dusun Tunjungan Pengasih Kulonprogo dapat menyelesaikan seluruh pembayaran sesuai target lunas dalam dua tahun.  Luas tanah yang dibebaskan, 6000 meter senilai Rp 1,8 miliar.
 
Dalam kurun tersebut, pembangunan fasilitas pesantren berjalan sehingga tanah kosong dipenuhi belukar kini telah berubah menjadi pesantren cantik dengan fasilitas masjid, asrama santri, taman gazebo, kebun pertanian, dan rumah dinas ustaz.
 
"Kami bersyukur dan berucap terima kasih atas dukungan seluruh donatur sehingga per Jumat 6 Desember 2019 tanah pesantren berhasil terbayar lunas tepat waktu. Jazaakumulloh khairon katsiro. Semoga lantaran doa anak yatim duafa penghafal Alquran, melancarkan dan memudahkan berbagai hajat para donatur,” ucap Pengasuh Pesantren Darul Quran Imam Asy Syafii Ustaz Tohari pada pengajian akbar oleh KH Imam Subarno, Minggu (8/12) siang.
 
Menurut Tohari, selesainya pembebasan tanah, pihaknya akan melanjutkan pembangunan terutama untuk melengkapi kebutuhan ruang asrama. Jumlah santri yang terus bertambah membuat asrama yang ada terlalu sesak. “Dalam waktu dekat akan dilanjutkan pembangunan asrama putra dan putri dengan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp 1 miliar,” lanjut Tohari.

 Hadir Bupati Kulonprogo H Sutedjo meresmikan rumah dinas ustaz tak jauh dari masjid pesantren. Sementara itu, KH Imam Subarno dalam ceramahnya mengangkat tema Harta dan Anak adalah Ujian. (*)

BERITA REKOMENDASI