Petani Diminta Segera Olah Lahan

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Petani penggarap sawah di wilayah golongan 1 diminta segera mengolah lahan menghadapi masa cocok tanam padi menyusul awal Agustus 2019 dialirkan pengairan di persawahan irigasi teknis golongan 1. Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan (PP) Kulonprogo Tri Hidayatun mengharapkan petani menaati keputusan hasil rapat antara kelompok tani dengan petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan.

"Petugas penyuluh pertanian BPP kecamatan sudah menyusun jadwal, kapan petani mengolah lahan, menebar benih dan varietas padi yang ditanam. Awal Agustus, pengairan untuk pertanian sudah dialirkan ke lahan," ujar Tri Hidayatun.

Menurutnya, luas sawah irigasi teknis yang harus ditanami padi pada MT pertama 5.000 hektare (ha). Meliputi persawahan irigasi teknis yang mendapatkan pengairan dari irigasi Kalibawang 3.200 ha dan persawahan irigasi teknis dari saluran irigasi Sapon 1.800 ha.

Tri Hidayatun mengakui terjadi selisih satu musim tanam atau sekitar tiga bulan dalam penerapan pola tata tanam tahunan di persawahan irigasi teknis golongan 1 dan golongan 2. Persawahan golongan 1 memasuki tanam padi pertama bersamaan petani penggarap sawah golongan 2 memasuki tanam palawija. Sebagian petani kehilangan satu musim tanam akibat keterlambatan menanam dan keterbatasan ketersediaan air. (Ras)

BERITA REKOMENDASI