Petani Milenial Kulonprogo Ikut Seleksi Magang ke Jepang

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJogja.com – Empat petani milenial Kulonprogo mengikuti seleksi magang ke Jepang. Kegiatan tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Pemda DIY dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo. Pemerintah berharap dengan adanya petani milenial kelak bisa meningkatkan pendapatan petani dari sisi efisiensi produksi dan peningkatan pemanfaatan teknologi baik dari sisi budidaya, pengolahan sampai pemasaran memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi (IT).

“Program petani milenial magang ke Jepang sangat strategis mengingat sebagian petani Kulonprogo saat ini sudah banyak yang berusia lanjut. Selain itu momennya juga tepat, karena saat ini banyak tenaga kerja di sektor lain yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19. Sementara sektor pertanian masih cukup menjanjikan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Ir Aris Nugroho, Rabu (17/3).

Guna memenuhi program magang dimaksud, pihaknya telah melakukan seleksi di tingkat kabupaten di antaranya seleksi administrasi, teknis dan terakhir seleksi fisik. “Kami sudah menyeleksi enam petani milenial di antaranya dari Kapanewon Samigaluh, Galur, Sentolo, Panjatan, Wates dan Kapanewon Girimulyo. Dari enam petani yang ikut seleksi, Alhamdulillah empat bisa bertahan sampai seleksi terakhir yakni fisik,” ujarnya mengaku belum tahu jumlah petani milineal yang lolos seleksi fisik.

Dinas Pertanian dan Pangan setempat berharap keempat petani milineal Kulonprogo tersebut semua lolos seleksi terakhir dan bisa dikirim magang ke Jepang. Sehingga nanti, setelah mereka selesai mengikuti magang dan pulang kembali ke Kulonprogo bisa menularkan ilmu yang mereka dapatkan dari Negeri Matahari terbit tersebut.

“Kami perkirakan petani milenial yang lolos seleksi terakhir akan dikirim magang ke Jepang pada tahun ini,” ungkap Aris Nugroho. (Rul)

BERITA REKOMENDASI