Peternak Dinilai Belum Siap Hadapi Peningkatan Permintaan Daging

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Peternak Kulonprogo terlihat belum siap menghadapi peningkatan permintaan daging bersamaan beroperasinya Bandara Internasional Yogyakarta (BIY). Jika populasi sapi hanya sekitar 53.000 ekor diperkirakan tidak mampu memenuhi permintaan daging. Hal tersebut disampaikan Wakil Dekan Bidang Penelitian Pengabdian Kepala Masyarakat dan Kerja sama, Fakultas Peternakan UGM, Bambang Suwignyo dan Kepala Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Ternak, Fakultas Peternakan UGM, Sumadi.

Bambang Suwignyo menjelaskan setelah bandara beroperasi penuh, setiap hari puluhan ribu penumpang naik dan turun bandara di Kulonprogo. Kebutuhan konsumsi, termasuk di antaranya daging akan mengalami peningkatan. Adanya peningkatan permintaan daging tersebut menjadi tanggung jawab pemerintahan dan kalangan peternak.

Baca juga :

GLZoo Serahkan 600 Kg Pupuk Kotoran Gajah

“Kalangan peternak Kulonprogo harus mengupayakan meningkatkan produksi hasil ternak untuk memenuhi permintaan pasar. Tidak cukup untuk memenuhi permintaan daging jika populasi sapi hanya sekitar 53.000 dan populasi kambing sekitar 92.000 ekor,” ujar Bambang Suwignyo.

Menurutnya, Pemkab perlu membenahi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) peternakan yang selama ini ditangani oleh bidang dinaikkan menjadi setingkat dengan dinas. Peternak meningkatkan populasi untuk peningkatan produksi hasil ternak.

Sumadi menjelaskan dalam perjalanan waktu ada peningkatan kualitas maupun kuantitas terhadap sapi maupun kambing yang diikutkan pada kontes ternak kambing PE dan sapi di Kulonprogo. Peternak sudah melakukan perbaikan terhadap genetika untuk peningkatan produksi ternak yang dihasilkan. “Upaya peningkatan kualitas maupun kuantitas tidak dapat lepas peran dari pemerintah,” kata Sumadi.

Produksi peternakan menyumbang kontribusi sebesar 25 persen dari sekitar 80 persen Pendapatan Asli Daerah Kulonprogo. Menghadapi kehadiran bandara, peternak harus meningkatkan produksi hasil ternaknya. (Ras)

BERITA REKOMENDASI