Potensi Digarap, Kunjungan Wisatawan di Kulonprogo Naik 148,5 Persen

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Perayaan menyambut Tahun Baru 2020 di wilayah Kabupaten Kulonprogo secara umum berlangsung lancar dan aman. Hasil pemantauan keamanan dari jajaran Polres Kulonprogo Polda DIY tidak ada kejadian menonjol selama berlangsungnya perayaan.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Tartono mengatakan, hasil dari pemantauan terdapat tiga titik kumpul masyarakat Kulonprogo pada malam pergantian tahun yakni di Alun-alun Wates, Taman Budaya Kulonprogo (TBK) di Pengasih dan Objek Wisata (Obwis) Embung Tonogoro di Desa Banjaroyo Kecamatan Kalibawang. 

“Dalam pengamanan malam Tahun Baru kami menerjunkan personel gabungan Polri dan TNI. Dari Polri sebanyak 192 personel, sedangkan TNI 91 personel. Situasi secara umum berlangsung dengan lancar dan aman. Tidak ada kejadian tindak kriminalitas, hanya terjadi tiga kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas),” jelas Tartono, Kamis (2/1/2020) malam.

Dari sektor pariwisata selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020 terjadi lonjakan pengunjung di seluruh obwis yang ada di Kabupaten Kulonprogo baik yang dikelola langsung oleh pemkab maupun desa wisata dan kelompok masyarakat.   

"Realisasi kunjungan wisatawan periode libur sekolah dan Nataru 20 Desember 2019 sampai 1 Januari 2020 mengalami peningkatan sangat drastis mencapai 148,5 persen dibanding tahun lalu. Sedangkan capaian dari yang kami targetkan pada tahun ini peningkatannya sekitar 139,88 persen dengan besaran retribusi Rp 595.458.000. Untuk jumlah pengunjungnya sebanyak 111.322 wisatawan," ungkap Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo Dra Niken Probo Laras MHum di ruang kerjanya, Kamis (2/1/2020).

Niken mengatakan, menjelang Nataru 2020 pihaknya bersama seluruh stakeholder telah mendengarkan pengarahan langsung dari Menkopulhukam, Mahfud MD melalui teleconference terkait persiapan pengamanan, ketertiban dan penjagaan titik-titik rawan kemacetan dan pelayanan di objek-objek wisata.  

"Untuk Sapta Pesona di Kulonprogo, kami membuat surat ke seluruh pengelola obwis agar menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan dan ramah. Intinya sapta pesona diterapkan di kabupaten ini termasuk pelayanan yang lebih baik. Selain itu kami juga meminta pengelola destinasi wisata untu memberikan informasi kegiatan mereka agar bisa kami bantu dalam hal publikasi," ujarnya menambahkan guna menjamin keamanan dan keselamatan wisatawan pihaknya juga berkoordinasi dengan seluruh Polsek se-Kulonprogo dan SAR. 

Dijelaskan, obwis yang masih menjadi favorit kunjungan wisatawan adalah Pantai Glagah Kecamatan Temon, kemudin menyusul Pantai Trisik Kecamatan Galur, Pantai Congot, Waduk Sermo, Goa Kiskendo, Puncak Suroloyo, Kebun Teh Nglinggo, Kebun Teh Tritis, Kawasan Menoreh Barat dan Kawasan Jatimulyo (retribusi pemerintah. Sedangkan obwis nonretribusi pemerintah artinya obwis yang dikelola Desa Wisata yang menjadi favorit dikunjungi wisatawan adalah Obwis Hutan Mangrove Kadilangu. 

Niken Probo Laras menambahkan, melonjak drastisnya tingkat kunjungan wisatawan di hampir seluruh obwis di Kulonprogo tersebut tidak lepas dari upaya Dispar dalam mempromosikan agenda dan isian acara pada musim libur Nataru 2020 di tempat-tempat wisata. "Selain itu, terjadinya peningkatan kunjungan wisatawan nusantra (wisnu) maupun wisatawan mancanegara (wisman) karena sejumlah obwis unggulan di Kulonprogo sering mendapat atau meraih juara dalam setiap perlombaan. Kendati dana Dispar terbatas untuk mempromosikan obwis-obwis tapi karena prestasi obwis kita banyak maka otomatis terpromosikan," kata Niken.

Dicontohkan, Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 yang bekerja sama dengan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang wisata. Karena Kulonprogo juara dalam ajang API tersebut maka secara otomatis sudah mereka promosikan. Kayak Jatimulyo yang dapat hadiah Rp 431 juta, ternyata yang Rp 19 juta kerja sama dengan Marketplace, sehingga terpromosikan sampai tingkat nasional bahkan internasional. Demikian juga Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Community Based Tourism (CBT) juga ikut mempromosikan destinasi wisata Kulonprogo.
"Kesimpulan saya, prestasi yang kita raih identik dengan promosi sehingga meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kulonprogo. Selain itu juga menggiatkan promosi wisata melalui media sosial baik facebook, instagram, twitter dan website. Lewat medsos teman-teman bidang pemasaran Dispar kami pacu untuk mempromosikan seluruh obwis yang ada di Kulonprogo," terangnya.(M-4/Rul)

BERITA REKOMENDASI