Produk UMKM Kulonprogo Masih Terbatas yang Bisa Masuk YIA

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Kendati produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) Kulonprogo masih sangat terbatas yang bisa masuk ‘counter-counter’ di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (BIY/ YIA), tapi Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo optimis ke depan produk-produk inovatif pengusaha kecil kabuapaten ini akan banyak mewarnai di stand-stand bandara tersebut.

“Melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah bersama dinas terkait lainnya tidak pernah bosan dan secara terus menerus mendorong UMKM-UMKM Kulonprogo meningkatkan kapasitasnya baik dalam konteks mutu dan kualitas maupun kuantitas produk, sehingga bisa bersaing dengan produk dari luar untuk bisa masuk di counter-counter di YIA,” katanya saat menghadiri presentasi hasil produk makanan dalam kaleng yang diadakan Dinas Koperasi UKM setempat di Ruang Adikarto Gedung Kaca Kompleks Pemkab Kulonprogo, Kamis (25/6/2020).

Bupati mengaku belum puas atas kondisi masih sedikitnya produk UMKM Kulonprogo yang ditawarkan di YIA. Karena itu ungkapnya, para pelaku UMKM harus terus berupaya meningkatkan kualitas produk mereka, sehingga bisa masuk bandara bahkan di ekspor ke luar negeri.

“Dari ratusan jenis produk UMKM yang diproses melalui kurator memang belum semuanya bisa lolos, kondisi tersebut harus disikapi para pengelola UMKM dengan memperbaiki kemasan dan mencantumkan komposisi bahan produk serta melengkapi persyaratan perizinan,” tegasnya lagi.

BERITA REKOMENDASI