Program Sembako dan BPNT Kulonprogo, Kebutuhan Lele Disiapkan

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Puluhan pemasok atau supplier dipersiapkan menjadi pemasok tetap melayani kebutuhan lele Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Sembako dan program program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Kulonprogo. 

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Perikanan, Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kulonprogo, Sudarmanto, mengatakan terdapat sekitar 56 pemasok menyatakan siap memasok kebutuhan lele KPM program Sembako dan BPNT di 12 kapanewon. 

Lele dari panenan Kepompok Pemdudidaya Ikan (Pokdakan) akan didistribusikan secara kontinyu sesuai kebutuhan melalui e-warung yang ditunjuk sebagai penyalur program Sembako dan BPNT kabupaten. 

“Ada sekitar 29 pemasok sebagai menyalurkan lele untuk program Sembako dan sekitar 18 pemasok sebagai penyalur lele untuk program BPNT kabupaten,” ujar Sudarmanto di ruang kerjanya, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya, kesediaan pemasok tidak hanya mendistribusikan lele secara kontinyu sesuai dengan kebutuhan KPM di wilayah tertentu. Ketentuan lain harus menyediakan kolam sementara di tempat pengambilan dan memberikan pelayanan pembersihan kotoran lele.

KPM Program Sembako di Kulonprogo, katanya, sekitar 19.180 kepala keluarga (KK) yang setiap KK akan menerima 1 kg perbulan. Sedangkan KPM BPNT kabupaten sekitar 4.680 KK yang setiap KK akan menerima 1,5 kg perbulan. “Lumayan banyak kebutuhan lele setiap bulan untuk program Sembako dan BPNT kabupaten. Kebutuhan keseluruhan tiap bulan diperkirakan mencapai 56,2 ton,” tuturnya.(Ras)

BERITA REKOMENDASI