PT AP I Intensif Komunikasi Dengan Maspakai Penerbangan

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJogja.com – Manajemen PT Angkasa Pura (AP) I semakin intensif berkomunikasi dengan sejumlah maskapai penerbangan, menjelang beroperasional minimumnya New Yogyakarta International Airport (NYIA) di kawasan pesisir selatan Kecatan Temon Kabupaten Kulonprogo pada April 2019 mendatang, 

“Kami masih terus berkomunikasi dengan Airline,” kata Direktur Utama (Dirut) PT AP I, Faik Fahmi saat mendampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Sumarno meninjau perkembangan pembangunan NYI di kawasan pantai Kecamatan Temon, Kamis (21/2) petang.

Diungkapkan, dengan akan beroperasinya NYIA, maka hingga saat ini sejumlah maskapai penerbangan tertarik untuk membuka rute penerbangan di NYIA. Namun mereka masih harus melihat awal kondisi bandara internasional tersebut termasuk meninjau langsung ke lokasi NYIA.

Menurutnya, PT AP I juga masih menunggu slot penerbangan. Untuk memastikan bisa dioperasionalkannya bandara NYIA, harus menunggu verifikasi kelayakan penerbangan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hal tersebut yang akan jadi dasar pembukaan slot. "Verifikasi dulu baru bisa buka slot,” ujar Faik didampingi Proyek Manajer NYIA, Taochid Purnomo Hadi dan Juru Bicara NYIA Agus Pandu Purnama.

Untuk tahun awal, NYIA melayani penebangan international. Nanti bakal ada sekitar enam penerbangan manca negara yang akan dipindah dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta ke NYIA. Penerbangan yang ada kebanyakan dari dan ke Malaysia serta Singapura.

General Manager PT Pembangunan Perumahan (PP) KSO selaku perusahaan mitra kerja PT AP I membangun NYIA, Andek Prabowo menegaskan agar NYIA bisa operasional minimum pada April 2019 maka pengerjaan fisiknya harus mencapai 76 persen. Sedangkan secara keseluruhan pembangunan NYIA saat ini baru mencapai sekitar 35 persen.

“Untuk operasional minimum April, terminal yang dibutuhkan sekitar 10-15 persen saja dan hanya membutuhkan terminal seluas 12.900 meter persegi,” tuturnya. (Rul)

 

Masjid di Kompleks NYIA yang sempat ditinjau Meneg BUMN Rini Sumarno. Foto: Asrul Sani

KRJogja.com-Asrul Sani
Pekerja terus menggarap pembangunan Terminal NYIA agar bisa difungsikan saat operasional minimum April 2019 mendatang.

 

BERITA REKOMENDASI