Puluhan Pelanggar PPKM Darurat, Satgas Beri Teguran

Editor: Ary B Prass

KULONPROGO, KRJOGJA. com– Selama pelaksanaan PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Kulonprogo, mendapati puluhan pelanggaran. Teguran diberikan kepada beberapa cafe/rumah makan, hajatan, objek wisata dan lainnya.
Dikatakan Drs Sumiran Kepala Satpol PP Kulonprogo, selaku Tim Gugus Tugas Divisi VIII Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19, masih dijumpai  puluhan rumah makan yang melayani makan di tempat. Hingga Senin (05/07/2021)  tercatat ada temuan 50 rumah makan.
“Tindakan kami pertama adalah mengedukasi dan menempelkan sticker bahwa rumah makan ini tidak melayani makan di tempat dan hanya boleh take away (bawa pulang),” katanya, Selasa (06/07/2021).
Secara rinci data dari 3-5 Juli, teguran diberikan sebanyak 67 yakni  kepada 2 pasar tradisional, konstruksi 1, pertokoan 1, cafe/RM 50, area publik/olahraga 1, objek wisata 2, hajatan 4,  kegiatan seni budaya 1, serta pedagang kreatif lapangan (PKL) 5. Adapula aktivitas bermain layang-layang yang memicu kerumunan, sehingga harus dibubarkan petugas.
Terkait kegiatan hajatan memang dijumpai beberapa, namun penyelenggara tidak langsung dibubarkan, terlebih dulu diberikan edukasi dan sosialisasi aturan PPKM Darurat, di mana maksimal yang hadir di lokasi hanya 30 orang, nanti setelah itu keluar baru gantian dengan tamu lain. “Tetapi, bila nanti ditemukan ada lagi yang seperti itu, hajatan picu kerumunan dan tidak patuh aturan, maka kami akan membubarkannya,” ucapnya.
Masih banyaknya pelanggaran tersebut, Sumiran mengimbau masyarakat Kulonprogo agar menaati aturan PPKM Darurat. “Bila tidak ada urusan mendesak, dianjurkan tetap di rumah saja. Hal ini penting dalam upaya menekan laju peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang melonjak tajam sejak beberapa pekan terakhir. Kasian kalau semua nakes terpapar siapa yang akan merawat yang terkena covid itu. Masyarakat tolong patuhi PPKM Darurat,” pinta Sumiran. (Wid)

BERITA REKOMENDASI