Rampas Handphone, Mantan Pacar Diringkus Polisi

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Diperkirakan karena cemburu dan sakit hati, TAM (30) warga Sriharjo, Imogiri, Bantul bebruat onar. Tak hanya itu, TAM juga nekat merampas handphone milik mantan pacarnya. Akibat perbuatannya itu, TAM harus berurusan dengan polisi.

TAM diringkus petugas Reskrim Polsek Nanggulan, Polres Kulonprogo, Polda DIY dipimpin AKP Supriyadi. Laki-laki yang masih menganggur tersebut merampas hanfphone Samsung Galaxy milik mantan pacarnya, Romlah (33) di rumah kontrakannya di Dusun Ngemplak Kembang, Nanggulan Kulonprogo pada Sabtu (12/02/2022) pukul 23.30 WIB.

Selain kehilangan handphone, korban mengalami luka di bagian kaki karena sengaja ditabrak oleh TAM. Kasus perampasan itu dilaporkan ke Polsek Nanggulan pasa Selasa (15/02/2022).

Kapolsek Nanggulan Kompol L Ardi Hartana SH MH MM didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyadi, Jumat (18/02/2022) menjelaskan awalnya TAM datang ke rumah kontrakannya, untuk menemui saksi Heri Irawan (30) yang tinggal bersebelahan kamar dengan korban Romlah. Tetapi yang dicari tidak ada, kemudian TAM ngamuk-amuk, menyebabkan ketakutan pada orang-orang yang tinggal di rumah kontrakan itu.

Selang beberapa saat kemudian, korban Romlah tiba sepulang dari kerja. Melihat Romlah yang dulu pernah menjahadi pacarnya, TAM semakin tidak terkendali emosinya. Saat itu juga TAM merebut handphone yang dibawa korban Romlah, sehingga terjadi saling rebut karena Romlah berusaha mempertahankan barang miliknya.

Mendapat perlawanan dari korban, TAM yang sudah berada di atas sepeda motor langsung memacu sengaja menabrak korban. Korban sempat menghindar, tetapi kedua kakinya tetap tertabrak. Begitu melihat korban tidak berdaya, TAM segera kabur meninggalkan korban. Sesaat kemudian, beberapa orang memberikan pertolongan kepada korban dengan membawa ke RS PKU Muhammadiyah Nanggulan.

Ardi Hartana menjelaskan, kasus perampasan handphone yang disertai penganiayaan itu baru dilaporkan Selasa (15/02/2022) setelah kondisi korban membaik. Petugas langsung melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan dari korban dan beberapa saksi.

Berdasar keterangan korban dan saksi-saksi, petugas berhasil mengidentifikasikan pelaku perampasan handphone tersebut. “Ternyata TAM dan Romlah dulu pernah berpacaran, tetapi saat ini hubungannya sudah putus,” jelas Ardi Hartana.

Penangkapan terhadap TAM dilakukan petugas pada Kamis (17/02/2022) di rumanya di daerah Imogiri Bantul. Ketika ditangkap, TAM sama sekali tidak berusaha melakukan perlawanan. Selanjutnya TAM dibawa ke Mapoksek Nanggulan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ketika diperiksa TAM mengakui semua perbuatannya. Petugas menyita barang bukti handphone milik korban yang dirampas TAM dari tangan Romlah. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI