Realisasi PBB Kulonprogo Rp 10,350 M

Editor: KRjogja/Gus

WATES (KRjogja.com) – Penerimaan pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2) Kabupaten Kulonprogo Tahun 2017 (berjalan) hingga 19 September 2017 realisasinya sebesar Rp 10,350 Miliar dari target Rp 12,250 M atau 88,81 persen. Sementara piutang sampai dengan bulan lalu mencapai Rp 335 juta.

"Realisasi penerimaan yang tertinggi diraih Kecamatan Lendah sebesar 91,4 persen dan terendah 17,4 persen adalah Kecamatan Temon dikarenakan PBB atas Bandara baru belum terbayar," ujar Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kulonprogo Drs Rudiyatno MM, Sabtu (23/09/2017). 

PBB tanah bandara di Kecamatan Temon, sudah ada kesepakatan dengan PT Angkasa Pura (AP) I bila pajak tetap akan dibayar. Hanya saja, dasar perhitungannya terhadap tanah yang pada saat awal tahun 2017 sudah menjadi milik atau telah dikuasai oleh PT AP I.

Dikatakan Rudi, sebagai upaya agar masyarakat atau wajib pajak (WP) segera memenuhi kewajiban pajaknya sebelum batas akhir pembayaran 30 September mendatang, BKAD menempuh berbagai cara untuk menagih PBB tersebut. Diantaranya mengandalkan pemungut desa, memberikan penghargaan atas prestasi dari kecepatan merealisasi pendapatan.
 
"Selain itu kepada masyarakat kita informasikan melalui spanduk, bilboard maupun upaya intensifikasi dalam bentuk jemput bola pembayaran. Demikian pula mengadakan pekan pembayaran PBB baik yang dilakukan di kantor-kantor kecamatan serta beberapa desa yang capaiannya masih rendah," kata Rudi sambil menambahkan, bahwa setelah tanggal 30 September 2017, maka WP yang belum membayar akan terkena  denda sebesar 2 persen perbulan. (Wid)

BERITA REKOMENDASI