Resik-Resik Trisik, Satu Usaha Kecil Melestarikan Lingkungan

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Dalam rangka menuju ke agenda besar Earth Hour, Kinjeng 7 mengadakan kampanye dengan tajuk 'Resik-Resik Trisik'. Kinjeng 7 ini merupakan kelompok kecil dibawah Earth Hour. Kinjeng 7 mendapat kesempatan melakukan kampanye di pantai. 

“Earth Hour itu sebuah komunitas di bawah World Wide Fund for Nature (WWF). Earth Hour ini punya agenda besar yaitu Switch Off yang dilaksanakan pada Sabtu terakhir di bulan Maret. Nah untuk menuju kesana, dibentuklah beberapa kelompok kecil yang dinamakan Kinjeng untuk mengadakan kampanye. Seperti di pantai, gunung, jalan, dan lain-lain,” ujar Muhammad Ridwan, Ketua Kinjeng 7. 

Karena bertajuk Resik-Resik Trisik, maka tujuan utama dari acara ini adalah membersihkan Pantai Trisik. Pantai ini dipilih karena lingkungannya yang masih kotor. Namun agar dapat lebih menarik minat peserta, diadakan pula acara sharing session dan pelepasan tukik sebagai pemanisnya. 

“Kami ingin ada sesuatu yang unik, biar bersih-bersihnya juga asyik. Maka kami pilih Pantai Trisik ini yang punya Konservasi Penyu. Jadi sekalian bisa belajar tentang tukik dan lihat-lihat tukik,” imbuh Ridwan lagi yang juga merupakan Ketua Resik-Resik Trisik ini. 

Melalui acara ini, Ridwan berharap agar masyarakat memiliki kepekaan terhadap lingkungannya sendiri, minimal sekitarnya. Karena gunung, pantai, sawah adalah hadiah dan titipan dari Tuhan yang harus dijaga. Terutama dalam hal ini adalah remaja dan anak-anak. Karena sesuai pula dengan tujuan lain dari acara ini, yakni ingin menanamkan gen pecinta lingkungan terutama bagi remaja dan anak-anak. 

Hal ini ternyata dirasakan juga oleh Annisa Rahmatia, salah satu peserta yang baru pertama kali mengikuti acara seperti ini. “Seru banget, sekalian lihat pantai dan bantu bersih-bersih juga. Aku baru pertama kali ikut dan ini berkesan buat aku. Acaranya seru, ketemu banyak temen baru, terus dapet pengalaman yang berharga juga, apalagi sekalian ikut ngelepas tukik ke laut. Seneng bisa ikut melestarikan lingkungan walaupun melalui satu usaha kecil tapi itu berarti,” jelasnya.

Tak hanya menyampaikan kesannya, Nisa pun memberikan pesan agar kita bisa selalu menjaga lingkungan. Sesuai kegiatan kali ini, ia juga berpesan agar kita bisa menjaga kebersihan pantai. Karena menurutnya pantai yang bersih tak sekedar membuat nyaman wisatawan saja. Akan tetapi, biota-biota laut dan makhluk-makhluk hidup di sekitarnya pun bisa hidup dengan baik. Ia menutup pesannya dengan mengajak kita semua untuk turut terlibat aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Salah satu contohnya adalah bersih-bersih pantai seperti ini. (Felicia Echie/Mahasiswa UAJY)

BERITA REKOMENDASI