Respon Animo Warga, Dinas Pertanian Perluas Kawasan Budidaya Durian

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJogja.com – Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kulonprogo, menjelaskan pada 2021, lahan seluas 20 hektare di Kapanewon Kalibawang akan disulap jadi kawasan budidaya durian. Jika rencana tersebut terealisasi akan memperkuat status Kulonprogo sebagai daerah penghasil buah durian.

“Untuk mendukung kampung buah durian di Kalibawang, tahun ini ada ekstensifikasi lahan seluas 20 ha bantuan pemerintah pusat melalui APBN,” kata Kepala Seksi Produksi Hortikultura Distanpangan, Agus Purwoko di ruang kerjanya, Senin (1/2).

Diungkapkan, dengan perluasan 20 ha maka total lahan budidaya durian di Kulonprogo akan bertambah. Jika pada 2020 total lahan budidaya yang tersebar di Kalibawang, Kokap, Samigaluh dan Girimulyo mencapai 1.891,48 ha dengan jumlah pohon sebanyak 189.148 batang maka nanti akan jadi 1.911,48 ha dengan penambahan pohon sebanyak 2.000 batang.

Pihaknya berharap dengan perluasan lahan maka produksi durian meningkat. Lebih rinci diungkapkan, pada 2019 produksi durian mencapai 48.391 kuintal dengan profitabilitas perpohon sebanyak 66,76 kilogram/ kg dan 2020 naik jadi 48.472 kuintal dengan profitabilitas perpohon 66,80 kg.

“Selain perluasan lahan, Distanpangan juga akan melakukan intensifikasi durian di Agrowisata Embeng Canggal, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Samigaluh. Intensifikasi durian di Sidoharjo seluas 18 ha, dengan bantuan saprodi berupa pupuk organik cair,” ungkapnya.

Upaya ekstensifikasi dan intensifikasi durian dilakukan tak lepas dari tingginya permintaan masyarakat terhadap komoditas durian. Terutama saat memasuki masa panen durian, November-Maret, sentra-sentra durian di Kulonprogo banyak dikunjungi masyarakat.

BERITA REKOMENDASI