Rp 28,6 M Dikucurkan Pemkab Kulonrpogo untuk THR

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota DPRD dikucurkan Pemkab Kulonprogo sebanyak Rp 28,6 Miliar. Pencairan untuk ASN dana sebanyak Rp 28,4 M dan anggota DPRD sejumlah Rp 279,9 juta, dilakukan pada Rabu (06/06/2018).

"Saat ini yang dicairkan baru THR saja, sedangkan untuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) belum, karena masih akan didiskusikan dengan pimpinan," kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kulonprogo Triyono SIP MSi, Rabu (06/06/2018).

Dana keseluruhan THR berasal dari APBD, dan itu sudah dianggarkan ketika menyusun APBD 2018 sebab ada Permendagri tentang pedoman penyusunan APBD 2018, di sana disebutkan untuk anggaran gaji ASN  juga mengakomodir gaji ke-13 dan THR. Gaji ke-13 akan dcairkan bulan Juli. Jadi sudah kita siapkan sejak awal.

THR tahun ini memang berbeda dari tahun lalu, saat ini jumlahnya lebih besar. Tahun lalu THR hanya gaji pokok saja, sementara sekarang meliputi gaji pokok dan tunjangan keluarga dan jabatan. Juga  tunjangan kinerja, tapi itu rekeningnya lain dan yang ini belum bisa dicairkan karena harus didiskusikan dengan bupati yang sedang di Jakarta. "Bila bupati setuju akan kita keluarkan apakah sebelum atau setelah lebaran. Kalau ya dana tidak masalah, anggaran belanja tidak langsung seperti gaji persediaan dana sudah ada selama satu tahun," kata Triyono.

Triyono mengimbau, ASN sudah mendapatkan THR dengan komponen lain termasuk tunjangan-tunjangan, bisa memanfaatkan sebaik-baiknya. "Khusus muslim bayarlah zakat, sebab kita menerima tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi ada hak orang lain," ujarnya.

Lebih lanjut terkait honorer atau tenaga harian lepas (THL), menegaskan Triyono, tidak ada THR. "Di PP tidak disebutkan itu. Untuk THL gajinya dibayar sebulan tapi berdasar kedatangan," tambahnya.

Ahmad salah satu ASN mengungkapkan uang THR-nya biasa untuk berbagi. "Berbagi untuk orang tua, saudara, keponakan, fakir miskin dan keluarga. Kalau zakat otomatis sudah, setiap menerima baik gaji maupun THR langsung dipotong zakat 2,5 persen yang disetor ke Baznas Kulonprogo," ucap Ahmad.(Wid)

BERITA REKOMENDASI