Saluran Irigasi Gendong Mendesak Dinormalisasi

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Pemukiman (PUPKP) Kulonprogo mengusulkan ada normalisasi saluran irigasi Gendong untuk menghindari banjir meluap merendam sekolah SDN 1 Ngulakan di Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas PUPKP Kulonprogo, Hadipriyanto dan Kepala Seksi Bina Manfaat, Bidang Sumber Daya Air, Kuntarso.

Hadipriyanto mengungkapkan untuk menindaklanjuti penanganan SDN 1 Ngulakan yang menjadi langganan luapan banjir, Dinas PUPKP sudah mengusulkan ke BBWS-SO (Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak) Yogyakarta, agar ada normalisasi dan peningkatan saluran Gendong. ”Panjang saluran Gendong yang harus dinormalisasi sekitar 800 meter. Jika saluran tersebut bisa berfungsi dengan baik, banjir tidak meluap sampai ke sekolah,” ujar Hadipriyanto.

Kuntarso menjelaskan telah melakukan pengecekan sungai dan saluran sekitar sekolah SD yang terendam luapan air hujan. Setiap curah hujan tinggi, luapan air hujan merendam dataran rendah di lingkungan sekolah.

Dikatakan, debit air yang meluap hingga ke sekolah berasal dari saluran irigasi Kedundang di Pedukuhan Cekelan, Desa Karangsari. Saluran Gendong tidak mampu mengalirkan luapan air hujan, melimpah ke saluran Kedundang. (Ras)

BERITA REKOMENDASI