Sambut Perubahan, Dinas Perpustakaan Luncurkan iKulonprogo

WATES, KRJOGJA.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulonprogo bekerja sama dengan PT Woolu Aksara Maya meluncurkan iKulonprogo. Bersamaan dengan itu dilakukan juga pameran arsip, pameran perpustakaan, dan bursa buku murah tahun 2018 yang diresmikan Asisten I Setda Kulonprogo H Jumanto SH, Rabu (28/03/2018), di halaman dinas setempat. Peluncuran  perpustakaan digital (e-perpustakaan) ini diharapkan akan membantu pengembangan teknologi.

Dikatakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulonprogo Drs HR Agus Santosa MA, iKulonprogo tersebut untuk memajukan kesejahteraan dalam hal ini adalah para siswa atau mahasiswa dan lainnya yang berkecimpung di dunia pendidikan atau semua orang yang dapat mengaksesnya. "Ini dijadikan pusat pengembangan potensi warga Kulonprogo berbasis teknologi digital melalui beragam program terapan terpadu. Seperti taman bacaan maupun pelatihan menulis secara digital, dan lainnya," ujarnya.

Agus menambahkan, selain peluncuran juga digelar pameran perpustakaan dan bursa buku murah 2018 bekerja sama dengan penerbit "Diva Press" Yogyakarta dari 28 Maret hingga 17 April. Serta Pameran Arsip hingga 30 Maret yang bertujuan mempromosikam arsip kepada masyarakat luas, sehingga muncul kesadaran dari masyarakat akan arti pentingnya, serta memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang peran Lembaga Kearsipan Daerah (LKD). "Dalam pameran dilakukan sedekah buku dari Diva kepada masyarakat/perpustakaan desa, wisata buku untuk siswa sekolah, workshop kepenulisan buku anak, dam lomba mewarnai anak usia PAUD dan TK," katanya.

Asisten I Setda Kulonprogo, H Jumanto SH mengatakan, beberapa kelebihan adanya perpustakaan digital ini, diantaranya akses lebih mudah dan cepat, tidak dibatasi ruang dan waktu, menyimpan jenis data yang lebih beragam, menjamin keutuhan koleksi, dan melindungi hak cipta. "Terkait pengembangan perpustakaan elektronik atau digital ini, diharapkan dapat melayani masyarakat dan para siswa, mahasiswa atau siapapun yang membutuhkan bisa mengakses  perpustakaan digital ini dengan baik," kata Jumanto sambil menambahkan pameran dan bursa buku murah juga untuk lebih mendekatkan diri masyarakat serta menjadi magnet bagi para mahasiswa, siswa sekolah SD hingga SMA, masyarakat serta lainnya yang membutuhkan dalam menggiatkan budaya membaca di perpustakaan.
(Wid)

BERITA REKOMENDASI