Satgas Covid-19 Kalurahan Triharjo Lakukan Pengawasan Prokes

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo terus meningkat, kondisi tersebut mengundang keprihatinan sekaligus meningkatkan kewaspadaan banyak pihak. Di tingkat kabupaten, Satuan Tugas (Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo yang diketuai Wakil Bupati (Wabup) Fajar Gegana menggiatkan kembali operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes) di pusat-pusat keramaian terutama di pasar-pasar.

Hal serupa juga dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kalurahan Triharjo Kapanewon Wates. “Ya sejak beberapa waktu lalu satgas melakukan pengawasan penerapan prokes di sekolah-sekolah baik tingkat SD hingga SMP yang ada di wilayah Kalurahan Triharjo. Khusus hari ini, satgas melakukan pengawasan di sekolah yang berkebutuhan khusus,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) Satgas Penanganan Covid-19 Triharjo sekaligus Jagabaya, Bambang Handaya, di Sekolah Luar Biasa (SLB) Rela Bhakti II Pedukuhan Ngerandu Triharjo Wates, Selasa (08/02/2022).

Nampak hadir dalam penanggulangan dan pencegahan Covid-19 di lingkungan sekolah oleh Satgas Covid-19 Kalurahan Triharjo, Kapanewon Wates. Lurah Triharjo Suyanto, Babinsa Sertu Wahyudi dan Babinkamtibmas Aipda Suharyanto. “Dalam setiap kegiatan, kami selalu mengingatkan masyarakat termasuk anak-anak sekolah untuk tidak mengabaikan potensi penularan Covid-19, dengan selalu menerapkan prokes,” kata Lurah Suyanto.

Pihaknya mengingatkan agar masyarakat juga mewaspadai Covid-19 varian baru Omicron. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu berinteraksi dengan orang dari luar daerah. Karena penyebaran varian baru ini cukup cepat, sehingga masyarakat betul-betul harus hati-hati,” ujarnya.

Secara terpisah Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Kulonprogo, Fajar Gegana mengatakan, operasi yustisi penegakan prokes tersebut dilakukan di pusat-pusat keramaian masyarakat seperti di pasar. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melaksanakan kegiatan tersebut. “Sementara masih bersifat edukatif dan belum ada sanksi yang akan diberikan pada pelanggar protokol kesehatan,” ujar Fajar Gegana. (Rul)

BERITA REKOMENDASI