Sekjen DPP PDIP Deklarasikan Pasangan Hasto – Tedjo

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO (KRjogja.com) – Setiap pengurus maupun kader partai yang terpilih menjadi pemimpin baik di tingkat nasional maupun daerah hendaknya tetap memperhatikan masyarakat kecil dan memiliki komitmen memajukan daerah. Pemimpin yang baik dan dicintai rakyat adalah harus mampu menjabarkan Pancasila.

"PDI Perjuangan siap bekerja sama dengan partai lain, tapi pemimpin dari PDI Perjuangan tidak boleh kemaruk ketika berhasil meraih kekuasaan. Semua yang bekerjasama dengan PDI Perjuangan dalam memimpin daerah tidak boleh membeda-bedakan warganya atas dasar suku, agama, status sosial dan jenis kelamin,” tegas Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat Deklarasi pasangan Calon Bupati – Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN), dr H Hasto Wardoyo SpOG (K) dan Drs H Sutedjo di King's Hotel, Wates, Senin (08/08/2016).

Hasto menegaskan, bupati dan wabup harus mampu menerapkan prinsip Persatuan Indonesia yang dibangun atas prinsip kebangsaan. Persatuan sangat penting mengingat Bangsa Indonesia demikian besar, kaya dan majemuk.

Sementara itu Hanafi Rais mengatakan, deklarasi merupakan langkah lanjutan pasangan Hasto-Tedjo dalam mensukseskan program-program kerja politik mereka. Melihat semua parpol mendukung pasangan Hasto-Tedjo, Hanafi Rais yakin pasangan tersebut menang dalam Pilkada Kulonprogo 2017.

"Tidak bermaksud mendahului kehendak Allah tapi melihat semua partai mendukung Hasto-Tedjo maka pilkada nanti pasangan ini tidak ada lawan. Kalau sepuluh partai merekomendasi ya ‘wes ewes ewes bablas angine’. Insya Allah Hasto-Tedjo menang," katanya.

Deklarasi bertemakan 'Sehat Mantap Jilid II Berjuang untuk Kesejahteraan Rakyat' juga dihadiri Waketum DPP PAN Hanafi Rais, Ketua DPD PDIP DIY Bambang Praswanto, Ketua DPW PAN DIY Nazarudin, Ketua DPRD Kulonprogo Akhid Nuryati SE dan sejumlah pengurus partai pendukung Hasto – Tedjo. (Rul)

BERITA REKOMENDASI