Sering Dapat Teror, Warga Wadas Minta Perlindungan dan Bantuan Hukum LBH

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Rabu (2/6/2021) siang, sebanyak 40 warga dari perwakilan Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, mendatangi Yayasan Pusat Bantuan Hukum ‘Nyi Ageng Serang’ di Jalan Wates-Purworejo Km 8, Batikan I, Demen, Temon, Kulon Progo. Kedatangan warga yang didampingi oleh Kepala Desa Wadas Fahri Setianto tersebut guna meminta perlindungan, bantuan sekaligus pendampingan hukum terkait tindakan intimidasi dan ancaman yang diterima dari sejumlah orang tak dikenal (OTK).

Kedatangan perwakilan warga Wadas, Bener, Purworejo disambut dan diterima tim lawyer Yayasan Pusat Bantuan Hukum Nyi Ageng Serang Danang SH beserta timnya. Kepala Desa Wadas Fahri Setianto menjelaskan, bahwa dirinya memberikan pendampingan kepada warganya yang merasa resah, khawatir dan takut karena sejak 3 tahun lalu hingga sekarang kerap mendapat teror, ancaman dan intimidasi dari orang tak dikenal (OTK). Ancaman yang diterima warganya tersebut terkait dengan dukungan warga atas proyek pembangunan Bendungan Bener di wilayah Wadas.

“Saya banyak menerima keluhan dan informasi dari warga atas beragam bentuk teror hingga intimidasi dan ancaman. Warga yang menerima ancaman ini karena mendukung pembangunan Bendungan Bener. Mereka setuju dan bersedia untuk dilakukan pembebasan tanah. Sejak menandatangani persetujuan dan dukungan, warga saya mulai banyak menerima teror dan ancaman,” terang Kepala Desa Wadas saat menyampaikan maksud dan tujuannya datang ke Kantor Bantuan Hukum.

BERITA REKOMENDASI