Sidak ke Tanggul Sungai Serang Wates, Dewan Temukan Gorong-Gorong Ilegal

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Komisi A DPRD DIY melakukan kunjungan dan sidak lapangan ke tanggul Sungai Serang Desa Bendungan, Wates Kulonprogo, Selasa (27/10/2020). Dewan menemukan adanya pengikisan tanggul sepanjang 50 meter yang dapat membahayakan ketika volume air di sungai tersebut semakin bertambah saat musim penghujan.

Hifni Muhammad Nasikh, anggota Komisi A DPRD DIY asal Kulonprogo mengatakan dari hasil pengecekan langsung di lapangan ditemukan adanya pengikisan atau erosi sepanjang 50 meter pada tanggul. Hal tersebut menurut dia sangat berbahaya ketika air sungai naik di masa musim penghujan saat ini.

“Ada laporan pengikisan tanggul yang setelah kami cek ada sekitar 50 meter dengan tinggi sekitar 6 meter. Ini berbahaya, terutama sekarang masuk musim penghujan. Air sungai naik dan jika tanggulnya rusak bisa memicu banjir,” ungkapnya usai menyaksikan lokasi.

Hilmi juga mengungkap adanya temuan gorong-gorong ilegal yang justru mempercepat kerusakan tanggul sungai. “Ada gorong-gorong ilegal yang dibuat tanpa kajian, harapan dari masyarakat bisa segera dibenahi untuk jangka menengah, bukan hanya sementara saja,” imbuhnya.

Sementara, Supriyadi, Perwakilan Balai Besar Wilayah Serayu Opak mengatakan pihaknya akan segera melakukan kajian untuk menindaklanjuti temuan pengikisan tanggul di Sungai Serang. “Kita tergantung pusat terkait dana, kami ajukan proposalnya berisi kaji, desain, konstruksi seperti apa baru nanti dari pusat diputuskan,” ungkapnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI