Sidak Satgas Pangan Polres Kulonprogo, Masih Ada Pedagang Migor Curah Langgar HET

Editor: Ary B Prass

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Satuan tugas (satgas) Pangan Polres Kulonprogo melakukan sidak ke sejumlah pedagang di Pasar Wates dan Pasar Ngebung, Panjatan. Langkah tersebut ditempuh karena di lapangan masih didapati minyak goreng (migor) curah di wilayah hukum polres setempat dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

“Di bidang pangan, satgas memantau ketersediaan pangan dan memastikan terlaksananya kebijakan penetapan HET migor curah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 11/2022,” kata Kapolres Kulonprogo, AKBP Muharomah Fajarini dalam reales Humas pores setempat, Selasa (31/5/2022).

Sesuai Permendag tersebut, HET migor curah Rp 14.000 perliter atau Rp 15.500 perkilogram.

“Sejak Februari 2022, Polres Kulonprogo telah melakukan  pemantauan pangan khususnya minyak goreng yang saat itu  minyak goreng kemasan selanjutnya HET ditentukan pada minyak goreng curah,” ujar Fajarini.

Dalam upaya pencegahan penjualan migor curah dan penimbunan minyak goreng kemasan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah mulai dari sosialisasi dengan pemasangan spanduk hingga menerjunkan kring serse. Selain itu, koordinasi dan bekerjasama instansi TNI maupun Disdagin Kulonprogo.

“Meski upaya pencegahan telah dilakukan tapi ternyata kami masih mendapatkan informasi adanya penjualan minyak goreng yang tidak sesuai HET,” tegas Kapolres Fajarini menambahkan  hasil sidak, Satgas Pangan Polres Kulonprogo mendapati sejumlah pedagang menjual migor curah antara Rp 14.500 hingga Rp 18.000.

BERITA REKOMENDASI