SMAN 1 Girimulyo Luncurkan e-Learning ‘Gimsata’

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – SMAN 1 Girimulyo, Kulonprogo meluncurkan e-learning Girimulyo Satu (Gimsata) yang mudah diakses siswa dan hemat pulsa, Kamis (10/09/2020). Peluncuran dilakukan Dra Isti Triasih, Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY.

Dijelaskan Kepala Sekolah SMAN 1 Girimulyo, R Aris Suwasana SPd MSi, e-learning ini dimaksudkan agar siswa tetap dapat mengikuti pelajaran di masa pandemi Covid-19. “Pandemi Covid-19 ini berkepanjangan, kami berpikir kalau sekolah tidak mengadakan action membuat aplikasi pembelajaran yang bisa menjembatani masa kini dan masa datang, menjadikan siswa akan kehilangan menerima materi pembelajaran,” kata Aris.

Karena itu SMAN 1 Girimulyo menciptakan sebuah aplikasi e-learning Gimsata dengan harapan bisa seperti sebuah sekolahan. “Guru mengajar, kepala sekolah bisa mengawasi, melihat siswa chatting, dan dialog. Sehingga tercipta pembelajaran seperti luring (di luar jaringan),” katanya.

Untuk menjangkau e-learning, jelas Aris, siswa masuk ke website SMAN 1 Girimulyo terus masuk ke e-learning masukkan username dan password. Selanjutnya masuk ke guru mata pelajaran sesuai jadwal seperti belajar di dalam kelas.

Sedang Ersa Putra, yang mengembangkan aplikasi e-learning Gimsata mengatakan aplikasi ini untuk pembelajaran jarak jauh. Untuk mengoperasikan aplikasi Gimsata, seorang siswa minimal memiliki kuota internet 1 gigabite (GB).

“Penggunaan kuota untuk pembelajaran melalui e-learning Gimsata di bawah 1 GB dalam satu bulan. Bahkan untuk men-download audio dan video tetap di bawah 1 GB. Lebih murah dibandingkan menggunakan GCR (Google Class Room),” kata Ersa.

Sementara Isti Triasih mengapresiasi terobosan yang dilakukan SMAN 1 Girimulyo. Ini merupakan perkembangan yang luar biasa di tengah pandemi Covid-19 sehingga siswa tetap bisa melakukan pembelajaran. “Aplikasi yang digunakan sangat ramah bagi siswa yang berada di perbukitan Menoreh yaitu signal yang tidak stabil dan tidak memakan banyak kuota internet,” kata Isti.

Aplikasi e-learning Gimsata, kata Isti, merupakan produk anak bangsa yang patut dibanggakan. Karena itu, ia mengharapkan agar aplikasi ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pembelajaran siswa. (Wid)

BERITA REKOMENDASI