SMK Ma’arif 1 Wates Jadi TUK Terstandart Astra Pertama Di Indonesia

Editor: Agus Sigit

KULONPROGO, KRJogja.com – Di tengah suasana pandemi Covid-19 yang dampaknya terhadap dunia pendidikan terutama proses belajar mengajar di sekolah harus dilaksanakan secara ‘daring’ atau jarak jauh ternyata tidak mengendurkan semangat para siswa, guru dan pengelola SMK Ma’arif 1 Wates.

Terbukti dengan diraihnya sejumlah prestasi siswa dan sekolah selama masa pandemi Covid-19. Terbaru SMK Ma’arif 1 Wates dikukuhkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai SMK pertama di Indonesia memiliki Tempat Uji Kompetensi (TUK) terstandart Astra dari 694 SMK binaan Astra se-Indonesia.

“Alhamdulillah penghargaan diberikan melalui acara bergengsi AHM Sinergi Bagi Negeri secara daring,” kata Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Wates, Rahmat Raharja MPdI, Senin (13/9).

Pihaknya menyampaikan terima kasih pada manajemen AHM telah memperhatikan dan peduli pada kompetensi siswa khususnya jurusan keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, mau membimbing dan mengakui bengkel/ laboratorium SMK Ma’arif 1 Wates sebagai TUK Terstandart AHM pertama di Indonesia.

“TBSM sekolah kami merupakan kurikulum implementatif

AHM sehingga mulai rekrutmen siswa baru, proses belajar mengajar, standarisasi laboratorium/ bengkel praktek, budaya industri/ soft skill

siswa, PKL sampai uji kompetensi siswa dan rekrutmen tamatan termasuk bimbingan alumni yang berwirausaha selalu dalam pendampingan dan pengawasan AHM,” ujar Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMK Kabupaten Kulonprogo itu.

SMK Ma’arf 1 Wates juga telah memiliki teaching factory

berupa bengkel service sepeda motor binaan Astra melayani masyarakat umum sekaligus sebagai media pembelajaran siswa. Tahun 2021 SMK Ma’arif 1 Wates ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan oleh Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek sektor Permesinan dan Kostruksi Program Teknik Kendaran Ringan Otomotif yang jadi binaan PT Daihatsu Astra Motor.

Selain itu team sains sekolah Stemawa Sciences Team memperoleh medali perunggu pada ajang sains Internasional WSEEC 2021 yang diikuti 228 tim dari 21 negara. General Manager Of Corporate Communication PT AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, penghargaan tersebut wujud implementasi pengabdian bidang pendidikan, khususnya pendidikan vokasi,” jelasnya. (Rul)

 

BERITA REKOMENDASI