Soal Kulonprogo Satu-satunya Zona Merah di Jawa, Wabup: Data yang Dikutip Itu Salah

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Wakil Bupati (Wabup) sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo, Fajar Gegana menjelaskan, dalam menentukan zona risiko terdapat 14 indikator. Berdasarkan penghitungan ulang Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan memakai 14 indikator, pada Minggu 29 Agustus lalu menunjukkan angka 2,56 masih di zona kuning bukan zona risiko tinggi atau zona merah.

“Kami belum tahu, terjadinya perbedaan data sehingga muncul pemberitaan Kabupaten Kulonprogo satu-satunya zona merah di Pulau Jawa kasus Covid-19. Apakah kesalahan update data atau kurang lengkapnya data. Kami belum mengetahui dan belum memahami penjelasan data (Kulonprogo satu-satunya zona merah di Pulau Jawa-Red),  karena klarifikasi kami belum direspon Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB),” kata Wabup Fajar Gegana saat jumpa pers menanggapi pemberitaan tentang Kabupaten Kulonprogo satu-satunya zona merah di Pulau Jawa, di ruang kerjanya, Kamis (2/9/2021).

“Berdasarkan data Kemenkes, di DIY tingkatan status Kulonprogo adalah tingkat 3 sama dengan tingkatan Kabupaten Gunung Kidul, sementara di beberapa kabupaten di daerah lain masih pada level 4,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI