Suara Jokowi-Amin di Kulonprogo Ditarget 75 Persen

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Pasangan Calon Presiden – Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Ir Joko Widodo – KH Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin) pada Pemilu 17 April 2019 mendatang ditargetkan meraih kemenangan 75 persen di Kabupaten Kulonprogo.  

Ketua Deklarasi Kulonprogo Bersatu Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Drs Djuwardi, target tersebut lebih tinggi dari target DIY yang hanya 71 persen, juga di atas target nasional cuma 70 persen.

"Target kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Kulonprogo tertinggi se-DIY karena basis massa di wilayah ini merupakan yang terbanyak. Ada partai politik (parpol) dengan suara cukup banyak yang mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01. Ketika perolehan suaranya bagus, asumsinya partai akan bergerak membantu upaya kemenangan paslon nomor urut 01," kata Djuwardi saat  Deklarasi Kulonprogo Bersatu Dukung Paslon Presiden dan Wapres Jokowi-Ma'ruf di Gedung Kesenian Wates, Jumat (29/3/2019).

Deklarasi dihadiri parpol pengusung Jokowi-Ma'ruf di Kulonprogo beserta ratusan kader dan simpatisan. Dalam deklarasi, perwakilan parpol koalisi bersama-sama mendeklarasikan dukungan kepada paslon nomor urut 01, mengupayakan kemenangannya serta menciptakan Pemilu yang tertib dan aman. Dalam kesempatan ini juga digaungkan jingle-jingle kemenangan Jokowi-Amin.

Dalam upaya mencapai target perolehan 75 persen suara tersebut seluruh jajaran pengurus parpol pengusung Jokowi – Amin akan  konsolidasi untuk mengambil langkah pro aktif agar masyarakat mau menyalurkan suaranya mendukung Pasangan Jokowi – Amin. Termasuk melaksanakan anjuran dari para pengurus propinsi untuk melakukan kampanye door to door.  

"Kampanye dari pintu ke pintu memang berat, tapi nanti dilakukan laskar, datang ke tiap RT menyambangi masyarakat untuk mendorong kemenangan Jokowi-Ma'ruf," jelas pria akrab disapa Jujuk.

Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf DIY, Bambang Prastowo berharap target 75 persen kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Kulonprogo bisa terwujud. Pelaksanaan pemilu hanya tinggal 20 hari sehingga target yang diartikan sebagai janji ini harus ditepati, dibuktikan dan dilaksanakan agar bisa mencapai kemenangan Jokowi-Ma'ruf. "Kita harus betul-betul turun ke bawah, door to door, memperkenalkan capres dan cawapres kita, Jokowi-Amin. Jangan hanya menunggu hasi. Jokowi-Ma'ruf harus menang di DIY karena di sini ini lumbung suara paslon nomor urut 01," katanya.

Sementara Ketua DPD Partai Golkar DIY, Gandung Pardiman mewakili partai koalisi pendukung Capres-Cawapres, Jokowi-Amin  menegaskan, paslon nomor urut 01 merupakan sosok moderat, berperasaan serta bukan golongan radikal atau ekstrem. Capres Jokowi bahkan sempat menempuh pendidikan di Yogyakarta sehingga kemenangannya di wilayah ini harus lebih tinggi dari target nasional. "Saat berkampanye di Yogya, pak Jokowi bertekad memerangi hoax, berita bohong yang disampaikan dengan tujuan kejahatan. Hoax berbahaya, fitnah keji dan menjelek-jelekkan," ujar anggota DPR RI tersebut.

Diungkapkan ada beberapa hoax yang beredar di masyarakat saat ini hingga merugikan Pasangan Jokowi-Amin. Seperti beredarnya kabar sembilan kontainer berisi 70 juta surat suara sudah tercoblos, kemudian Jokowi disebut sebagai keturunan etnis Tionghoa dan sebagainya. "Itu hoax, tidak benar ada surat suara sudah tercoblos. Pak Jokowi juga orang Solo asli," tegasnya meminta seluruh elemen masyarakat membantu memerangi hoax.(Rul)

 

BERITA REKOMENDASI