Subuhan, Hasto Temui Para Lansia

Editor: KRjogja/Gus

SENTOLO (KRjogja.com) – Pemkab Kulonprogo menggelar Safari Subuh sebanyak lima kali yang dimulai dari Masjid At Taubah Wates. Putaran kedua di Masjid Nur Hidayah Nglatihan 2, Desa Ngentakrejo Kecamatan Lendah, Minggu (18/06/2017).

Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) usai Subuhan langsung mengunjungi 6 warga lansia dan 1 orang korban kecelakaan jatuh dari pohon. Mereka Rubinem (98 tahun), Ngadikem (100), Jemingan/Selo Sukarto  (90), Wiji Taruno Ikromo (80), Suratinem (87), Darmo (90), yang bertempat tinggal di Desa Tuksono dan Salamrejo Kecamatan Sentolo. Keberadaan lansia tersebut hampir semuanya mengalami sakit karena usia dan hanya bisa berbaring di tempat tidur.

Hasto menyempatkan pula berkunjung ke rumah Supardi (50), yang mengalami sakit di bagian tulang belakang dan kaki akibat jatuh dari pohon saat melakukan kerja bakti atau gotong- royong bersama warga masyarakat di Pedukuhan Bonosoro, Jatirejo, Lendah. Dalam Safari Subuh ini Pemkab Kulonprogo didampingi Baznas Kulonprogo dan Forum CSR memberikan bantuan berupa uang tunai kepada para lansia dan korban kecelakaan untuk meringankan beban mereka.

Sebelumnya, di Masjid Nur Hidayah, Ngentakrejo Sentolo, Bupati menyampaikan, dalam menyambut perayaan Idul Fitri ini masyarakat hendaknya dapat berhemat dan hidup sederhana, serta dapat menjaga ketertiban lingkungan. "Titip pesan pada para orang tua agar dapat menjaga anaknya dari pergaulan bebas, karena ada kecenderungan tingkat kehamilan di luar nikah cukup tinggi, yang rata-rata mereka masih berusia di bawah 17 tahun, sehingga dapat memungkinkan terjadinya kanker rahim. Apalagi nantinya jika Bandara baru sudah beroperasi, Kulonprogo akan menjadi kotanya Jogja Barat, sehingga mulai sekarang diharapkan para orang tua dapat mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus pada pergaulan bebas,” tandas  Hasto.

Sementara itu, Sabtu (17/06/2017), Wakil Bupati Kulonprogo, Drs H Sutedjo bersama Tim Safari Tarawih Pemkab Kulonprogo di Masjid Thoriqurrosyad, Pencengan Desa Kedundang Kecamatan Temon menyampaikan, bahwa dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri warga masyarakat khususnya umat muslim harus memperhatikan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. "Jangan sampai lengah terhadap kondisi rumah dan lingkungan kita," pesannya. (Wid)

 

BERITA REKOMENDASI