Sudah 15 Kali Kebakaran, Warga Diharap Lebih Waspada

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Sampai Juni 2021, peristiwa kebakaran di wilayah Kabupaten Kulonprogo tercatat sebanyak lima belas kali. Menurut Staf Data Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat Nur Uswatun Khasanah, penyebab kebakaran memang macam-macam, tapi mayoritas akibat kelalaian manusia baik berupa meninggalkan rumah dengan tungku menyala dan arus pendek atau konsleting listrik.

Berdasarkan catatannya, bencana kebakaran paling banyak terjadi di bulan Juni dengan jumlah lima kejadian, kemudian disusul bulan Mei sebanyak tiga kejadian, Maret dua peristiwa, Februari satu kejadian dan Januari empat peristiwa. Adapun dampak paling parah akibat lalapan si jago merah di Kulonprogo menghanguskan rumah atau bangunan.

“Catatan kami, sampai Juni 2021 lalu ada 15 peristiwa kebakaran. Kebanyakan disebabkan karena arus listrik dan rumah ditinggalkan dengan kompor atau tungku menyala,” kata Nur Uswatun, Rabu (21/7/2021).

Untuk kerugian secara menyeluruh di Kulonprogo mencapai Rp 122 juta. Jumlah kerugian terbesar adalah Rp 60 juta yakni peristiwa kebakaran salah satu rumah milik warga Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap dan kerugian terbesar kedua kebakaran rumah juga di Kapanewon Kokap dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 40 juta.

BERITA REKOMENDASI