Sungai Progo Meluap, Dua Penjaga Tambang Pasir Terjebak Banjir

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Setelah sekitar lima jam terjebak luapan banjir Sungai Progo, dua penjaga kendaraan alat berat penambangan pasir, berhasil dievakuasi ke daratan di Kujon, Kalurahan, Kranggan, Kapanewon Galur. Sungai Progo banjir besar meluap hingga merendam lokasi penambangan sekitar pukul 01.30, Rabu (13/01/2021) dinihari.

Dua penjaga kendaraan alat berat yang terjebak banjir adalah Slamet (55) dan Tugiman (50), warga Nepi, Kalurahan Kranggan, Kapanewon Galur. Ketinggian air lebih dari dua setengah meter, merendam satu unit excavator, tiga unit truk, satu unit motor dan peralatan tambang pasir.

Luapan banjir yang menggenangi lokasi penambangan terus menyusut, Rabu pagi. Teknisi alat berat dan pemilik truk, melakukan pemeriksaan mesin kendaraan untuk dievakuasi ke tempat aman. Dalam peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

”Semalaman berdiri di atas truk karena tempat biasa berjaga terendam air. Berteriak-teriak minta tolong, tidak ada yang menolong. Setelah subuh baru ada yang menolong ke daratan,” ujar Slamet.

Sebelum luapan banjir merendam lokasi penambangan, katanya ia bersama Tugiman membakar sampah sebagai penghangat tubuh di dekat tempat berjaga. Secara mendadak air dari dua arah, terus naik merendam tempat tidur.

Semua binatang serangga, seperti semut, kelabang dan ular ikut naik ke atas menyelamatkan diri. Berdua juga berusaha menyelamatkan diri dari tempat tidur yang sudah teredam air, sekitar pukul 01.30 pindah naik ke atas truk, berdiri sampai pagi mendapat pertolongan dari warga sekitar. (Ras)

BERITA REKOMENDASI