Sutedjo Ingatkan Masyarakat Tak Jadi Manusia Konsumtif

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan VI  diingatkan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kulonprogo Drs H Sutedjo agar jadi manusia yang produktif jangan jadi manusia yang konsumtif. Setelah pelatihan peserta memiliki dua peluang, segera mencari pekerjaan dan dapat menciptakan pekerjaan sendiri. Yang bisa maju adalah yang bisa memanfaatkan peluang.

Sutedjo mengatakan hal itu ketika membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan VI di UPT BLK Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kulonprogo TA 2019. Pembukaan ditandai pengalungan tanda peserta pelatihan kepada dua orang wakil peserta, Senin (02/09/2019). Hadir Seno dari BLK Surakarta, Eko Wisnu Wardhana SE Kadinas Nakertrans, Nur Cahyono dari PT Angkasapura Support, Kabag Kesra Setda, Salwa Yunivan Saragih Direksi PT Tata Karya Gumilang, dan beberapa tamu instansi terkait.

Wabup menyatakan, selain dapat meningkatkan kompetensi SDM tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar, peserta  diharapkan pula agar mengikuti pelatihan dengan serius, tekun, bersungguh-sungguh dan bersemangat, karena pelatihan ini menggunakan uang Negara. "Selaku ketua BNK Kulonprogo saya sampaikan pula  bahaya narkoba dan mengajak semua peserta pelatihan untuk menolak narkoba," tandas Sutedjo.

Kepala UPT BLK Kulon Progo Saryono SSTP MPS Sp menjelaskan, terlaksananya pelatihan berbasis kompetensi sebanyak 13 paket dengan 208 orang peserta. Tahun 2019, di UPT BLK Disnakertrans dari rencana sebanyak 92 paket, telah selesai dilakukan sebanyak 66 paket, yang baru berjalan 13 paket, sehingga masih tersisa 13 paket pelatihan yang terdiri dari Bahasa inggris, processing, Bangunan, TIK, Internet Marketing, Front Liner, Refrigeration, Otomotoif, Teknisi.

"Animo masyarakat untuk mengikuti pelatihan di UPT BLK Kulonprogo sampai dengan saat ini cukup tinggi. Hingga akhir bulan Agustus pendaftar sudah berjumlah 3.341 orang. Untuk Tahun 2019 ini sedang mengupayakan  25 paket UJK dan 10 paket uji lisensi, yang saat ini telah terlaksana 17 paket UJK/Uji lisensi," ucapnya. (Wid)

BERITA REKOMENDASI