Tak Bisa Dibiarkan, Persoalan Lansia Harus segera Diatasi

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Permasalahan Penyandang Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kabupaten Kulonprogo khususnya Lanjut Usia (lansia) terlantar ini merupakan persoalan serius yang harus segera diatasi. Kita sangat prihatin jika melihat para lansia terlantar, karena tidak ada yang merawat dan mendampingi secara khusus.

“Padahal pada usia senja, seharusnya butuh pendampingan dan kasih sayang dari kita semua, terutama orang-orang di sekitarnya,” kata Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo ketika membuka Healthy Talkshow Gemati Lansia, Minggu (16/2/2020) malam. Gemati kepanjangan dari Gerakkan badan, Eling cek kesehatan, Makan teratur, Ati sing sabar, Tetap semangat, dan Ibadah sing khusyuk.

Bersamaan dengan talkshow yang diadakan dalam rangka Hari Bakti ke-37 RSUD Wates ini juga diberikan gratis pemeriksaan tekanan darah, tes deteksi pikun, tes kebugaran lansia (time up and go test), konsultasi gizi, serta pemeriksaan gula darah bagi 50 peserta pertama.
Sutedjo menambahkan, yang mendukung dan mendorong adanya program memperhatikan lansia, selain memang kewajiban untuk memperhatikan hak-hak lainsia, juga adanya angka usia harapan hidup di Kulonprogo cukup tinggi yaitu mencapai 70 tahun. Selain itu masih banyak lansia terlantar yang masih perlu penanganan kesejahteraan sosial untuk hidup lebih layak.

“Kami mengapresiasi RSUD Wates dengan telah dilakukannya pelayanan Poli Geriatri untuk memenuhi pelayanan, khususnya untuk pasien lansia. Berharap terus menciptakan inovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Menurut Ketua Panitia, dr Wahyu Himawan SpJP, Gemati diterapkan kepada lansia agar kualitas hidupnya di usia sudah lanjut tetap baik. “Meskipun Kulonprogo menjadi salah satu kabupaten dengan angka harapan hidup yang panjang, tetapi dalam usia lanjutnya itu para lansia diharapkan tetap dapat melaksanakan kehidupannya dengan cukup baik,” ucapnya.

Disampaikan Direktur RSUD Wates dr Lies Indriyati SpA, wujud kepedulian rumah sakit pemerintah harus mendukung beban atau pelayanan pemerintah karena angka harapan hidup Kulonprogo merupakan tertinggi, tentu lansia banyak. “Maka kita harus peduli mereka, harus tetap hidup sehat dan semangat untuk mengabdi di tengah masyarakat baik di bidang sosial, ekonomi, dan lainnya. Adanya talkshow ini para lansia atau yang belum lansia bisa mempersiapkan diri ke depan bisa mengabdikan dirinya di usia lanjut untuk bangsa dan negara,” pungkasnya.(Wid)

BERITA REKOMENDASI