Tantangan Makin Berat, Pengurus MUI Kulonprogo Dilantik

WATES, KRJOGJA.com – Staf Ahli Bupati Kulonprogo H Arif Sudarmanto SH dengan disaksikan Ketua Umum MUI DIY Drs KH M Thoha Abdurrahman dan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kulonprogo H Nurudin SH MA, mengukuhkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kulonprogo masa khidmat 2018-2023, di aula Menoreh Kemenag setempat, Rabu (19/12/2018).

Kepengurusan selengkapnya Ketua Umum Drs HM Wasiluddin; Ketua I Tohari bin Misro SSy, Ketua II KH M Nuyamin Lc, Ketua III H Kadirun SSy; Sekretaris Umum H Abdul Rohman SAg MA, Sekretaris Nurhadi SPdI; Bendahara Umum H Dalisan SAg, Bendahara KH Saeful Hadi SAg MPdI, serta dilengkapi komisi enam komisi. Sedangkan Dewan Penasehat Ketua KH Syaifudin. 

Ketua Umum MUI Kulonprogo Drs HM Wasiluddin berharap pengurus selalu ada kebersamaan, sehingga MUI bisa berjalan sesuai AD/ART dalam merealisasikan programnya. "MUI yang di tingkat di kecamatan bila masa khidmatnya berakhir maka segera mengadakan muskercam, sebab MUI sangat dibutuhkan. Apalagi melihat kondisi dan situasi khususnya di Yogyakarta ada predikat yang kurang menyenangkan dengan adanya klithih, penjambretan, nikah di bawah umur (dispensasi nikah), penggunaan narkoba. Keprihatinan kita bersama dan tanggung jawab bersama pula," ujar Wasiluddin.

Wasiluddin akan pula melakukan konsolidasi ke dalam terkait program-program yang ada. Khususnya untuk Kulonprogo yang segera dilaksanakan adalah pendidikan karakter, antisipasi masalah-masalah dengan adanya New Yogyakarta International Airport (NYIA), juga terkait kesenjangan ekonomi/sosial. "Jangka pendek adalah dalam menghadapi pesta demokrasi atau pemilu 2019 agar bisa berjalan dengan sukses dengan kebersamaan di antara kita," ucapnya.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kulonprogo H Nurudin SH MA percaya pengurus yang baru akan bisa melaksanakan tugas-tugas yang diamanatkan. "Kami berharap pula pengurus tetap menjaga kebersamaan dan kekompakannya. MUI adalah bagian dari yang bisa menyelesaikan masalah tanpa masalah, artinya tidak timbul masalah baru dan jangan menjadi permasalahan," kata Nurudin. (Wid)

BERITA REKOMENDASI