Tarik Wisatawan, Hotel Bakal Dibangun Dekat Calon Bandara NYIA

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Hotel Dafam Internasional Airport Yogyakarta   akan dibangun di dekat calon Bandara NYIA Kulonprogo oleh PT Surabaya Mercusuar Indonesia dan PT Dafam Hotel, dengan konsep perpaduan bisnis dan resort.

Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) yang melakukan peletakan batu pertama, Kamis (11/01/2018), di lokasi di pinggir Jalan negara di Pedukuhan Weton Kebonrejo Temon. Hotel direncanakan akan dibangun 150 kamar dengan 12 lantai, di atas lahan seluas 4.180 M2. Selain itu akan pula melakukan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan budaya.
 
Andhy Irawan CEO PT Dafam Hotel Management (DHM) menjelaskan, akan dibangunnya hotel ini, diharapkan makin menambah semarak perekonomian di Kulonprogo. "Sehingga daerah ini bisa sejajar dengan kota-kota besar lainnya," ungkapnya.

Hotel yang bakal dibangun disambut Bupati Hasto Wardoyo. Apalagi berdirinya hotel sekaligus mengembangkan budaya di Kulonprogo ini. Hasto berharap hotel segera dibangun. "Hotel harus ada magnetnya, agar persaingan tidak berat. Daffam jadi hotel pertama yang dekat airport, sehingga punya peluang tamunya banyak, sebagai hotel transit, yang dekat airport, dan jadi supporting tujuan wisata di Kulonprogo. Bahkan punya kepedulian membangun budaya, ikut membangun desa," kata Hasto.

Diingatkan pula oleh Hasto agar para investor, segera membangun saat ini, sebab bila ditunda-tunda, di tahun-tahun mendatang harga tanah akan semakin naik, karena bandara segera jadi. "Saat ini banyak masyarakat yang sudah berinvestasi untuk perumahan di Kulonprogo. Dalam mengantisipasi adanya calo tanah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo membuat peta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) termasuk peta harga tanah," imbuhnya. (Wid)

BERITA REKOMENDASI