Temon Tinggi Potensi Calon Pemilih Pindahan

Editor: Ivan Aditya

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Guna mendekatkan layanan pada calon pemilih yang perlu pindah lokasi pemilihan maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo membuka posko pelayanan formulir A5 atau surat keterangan pindah pemilih di Kantor Kecamatan Temon, Rabu (30/01/2019) hingga Minggu (03/02/2019). Dibandingkan dengan posko di kecamatan lain, posko di Kecamatan Temon lebih lama.

Hal tersebut untuk memberi kesempatan bagi para tenaga kerja di sejumlah proyek besar di wilayah tersebut untuk menggunakan hak pilihnya. Seperti diketahui saat ini di Temon ada sejumlah proyek yang melibatkan banyak tenaga kerja dari luar daerah.

Meliputi proyek pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) dan underpass atau terowongan di Jalur Jalan Lintas Selatan Selatan (JJLS). KPU mencatat ada tiga perusahaan besar yang terlibat dalam proyek tersebut dengan ribuan tenaga kerja.

Perusahaan tersebut PT Angkasa Pura (AP) I dan PT Pembangunan Perumahan (PP) yang mengerjakan pembangunan bandara. Sedangkan PT Wijaya Karya menggarap proyek underpass. Di posko pelayanan, KPU melibatkan langsung para Petugas Pemungutan Suara (PPS) di Temon.

Sejak dibuka pagi hingga siang, tercatat sedikitnya 22 warga beridentitas luar daerah mendaftar untuk formulir A5 tersebut. Dua orang di antaranya adalah pekerja proyek NYIA. Warga yang sudah mengantongi formulir A5 nantinya bisa menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat dari domisili saat ini.

Ketua Divisi Penyelenggaraan, KPU Kulonprogo, Tri Mulatsih di Kecamatan Temon menjelaskan, Temon memiliki potensi calon pemilih yang membutuhkan formulir A5 cukup tinggi. Karena banyak pekerja dari luar daerah dan kemungkinan tidak bisa menggunakan hak pilih mereka di daerah asal.

Terkait NYIA, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pelaksana proyek yang mengaku akan meliburkan pekerja selama tiga hari pemilihan. “Mereka (Angkasa Pura I, PT PP dan PT Wijaya KaryaRed) akan meliburkan sebagian besar pekerja pada 16- 18 April sehingga kami berharap para pekerja itu bisa menggunakan hak pilihnya di tempat asal. Tapi kalau ada yang akan menggunakan suara di Temon, kami fasilitasi, termasuk melalui posko A.5,” kata Tri Mulatsih.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Temon, Tri Novianto Aprilita membenarkan potensi pemilih dengan formulir A.5 di kecamatan tersebut cukup tinggi dengan adanya sejumlah proyek. Terbanyak pekerja PT PP-KSO yakni sekitar 400 karyawan di kantor serta sekitar 2.800 pekerja lapangan.

Informasi didapatkan dari pihak perusahaan, pekerja akan diliburkan selama masa pemilihan itu. Sedangkan pemrakarsa pembangunan NYIAPT AP 1 dan pelaksana pembangunan underpass mencapai ratusan orang pekerja namun belum ada informasi libur pekerja saat hari pemilihan. (Rul/Wid)

BERITA REKOMENDASI