Terdampak PPKM, Baznas Bantu 500 PKL Destinasi Wisata 

Editor: Ary B Prass

KULONPROGO (KRJOGJA. com– Selama PPKM Darurat Level 4 dilaksanakan, semua di sektor pariwisata di Kabupaten Kulonprogo ditutup dan berdampak pada Pedagang Kreatif Lapangan (PKL). Sebagai bentuk kepedulian terhadap PKL Destinasi Wisata, Baznas Kulonprogo memberikan bantuan Rp 200 juta, Selasa (03/08/2021).
“Alhamdulillah, kita diberi bantuan dari Baznas Kulonprogo untuk 500 PKL yang berada di destinasi wisata. Akibat PPKM Darurat Level 4 destinasi wisata ditutup, sehingga mau tidak mau mereka yang berada di dalam destinasi wisata terkena dampaknya langsung,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulonprogo Joko Mursito SSn MA.
Joko berharap bantuan bisa memberikan motivasi kepada para pelaku wisata yang ada di destinasi wisata yang ditutup, terutama PKL. “Mudah-mudahan juga bantuan ini bisa mengurangi beban mereka. Terima kasih kepada Baznas yang proaktif terhadap pelaku wisata,” ujarnya.
Dijelaskan Joko, PKL yang paling banyak komunitasnya ada Pantai Glagah. Glagah diprioritaskan, karena di antara destinasi wisata Kulonprogo PKL yang terdampak langsung paling banyak di Glagah. Kemudian Congot, Trisik, dan beberapa destinasi yang perlu penanganan segera.
“Sebenarnya, 500 orang ini baru 20 persen dari sasaran sesungguhnya. Karena kita mempunyai 5.000 kalau ditotal seluruh pelaku, usaha jasa wisata, dan PKL. Tetapi ini sudah lumayan,” tuturnya.
Terhadap perpanjangan PPKM 3 hingga 9 Agustus, Joko menyatakan bahwa destinasi wisata belum ada perintah untuk buka, tetapi beberapa destinasi meminta izin beraktivitias. Misalnya, membenahi spot foto, parkiran, jembatan. “Mereka masih taat pada regulasi PPKM, tetapi kita juga mengantisipasi untuk buka kembali,” imbuhnya.
Bantuan tersebut, dijelaskan Ketua Baznas Kulonprogo Drs H Abdul Madjid, sebesar Rp 200 juta untuk 500 orang PKL @Rp 400 ribu. “Kami ikut peduli dengan PKL di objek wisata yang terdampak PPKM, karena mereka otomatis juga tutup. Bantuan ini merupakan salah satu dari program Kulonprogo Peduli. Sebelumnya, kami dalam penanganan dampak Covid-19 juga membantu PKL Alun-alun Wates (Alwa),” kata Abdul Madjid sambil menambahkan pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut terbagi dalam empat hari dibantu dari Baznas Tanggap Bencana (BTB). (Wid)

BERITA REKOMENDASI