Terjaring, 10 Lady Companion Langsung Diamankan

KULONPROGO (KRjogja.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kulonprogo dan DIY beserta Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora ) setempat menjaring sepuluh Lady Companion (LC) atau pemandu nyanyian di karaoke, dalam operasi non yustisi, di kawasan wisata pantai Glagah, Kamis (11/8/1016). Mereka dibawa ke Kantor Satpol PP untuk didata dan diberikan pembinaan.  

Para LC terjaring pada dua rumah kos di kawasan pantai, berasal Sleman, Magelang, Purworejo, Kebumen, Wonosobo, dan Kebumen, yang terbukti tak memiliki izin tinggal dari desa setempat.  Berdasar pengakuan yang diberikan kepada petugas, mereka berprofesi sebagai pemandu lagu di karaoke sekitar lokasi dan pada salah satu tempat karoke di Mlangsen Temon.

"Pelaksanaan operasi sebagai upaya penyelenggaraan ketertiban umum dan masyarakat, dalam penegakan Perda Nomor 4 Tahun 2013 tentang ketertiban umum. Sekarang ini mereka kami berikan pembinaan, namun ke depan bila terjaring lagi bisa dikenakan tindakan pro yustisia," tandas Kasie Tribumtranmas Satpol PP Kulonprogo Sartono SSos.

Petugas sebelum ke Glagah melakukan himbauan dan sosialisasi Perda DIY No 13 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Psikotropika dan Zat Adiktif, di sepuluh rumah kos di seputar kota Wates.

"Terhadap pemilik rumah kos diwajibkan mencantumkan tata tertib serta penghuni kos harus menandatangani surat pernyataan bermeterai tidak akan menjadi pengguna, pengedar dan atau menyalahgunakan Napza di tempat kos," ujar Sartono. (Wid)

 

BERITA REKOMENDASI