Terkait Laporan Marjuki, Polda DIY Tak Ingin Salah Langkah

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto menegaskan, Polda DIY akan mempelajari lebih detail kasus laporan Moh Marjuki atau dikenal dengan Marjuki Muhammad Kill the DJ atas lirik lagu Jogja Istimewa miliknya, yang dipakai dalam yel-yel kampanye Prabowo-Sandi. 

"Kami sudah terima laporannya," jelas AKBP Yulianto disela peresmian Satuan Penyelenggaraan Administrasi SIM (Satpas), di Mapolres Kulonprogo, Rabu (16/1/2019). 

Juki Kill The DJ saat melaporkan dugaan pelanggaran UU ITE dan Hak Cipta ke Mapolda DIY. (Harminanto)

Diungkapkan, pelapor sudah dimintai keterangan setelah melakukan pelaporan di Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda DIY pada Selasa (15/1/2019). Dari keterangan pelapor tersebut akan dipelajari terlebih dahulu untuk kemudian menentukan langkah berikutnya. 

"Kami akan pelajari dulu dari keterangan awal, baru menentukan langkah berikutnya," tutur Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto menambahkan penyidik juga akan lebih berhati-hati dalam menentukan langkah. 

"Kita hati-hati agar jangan sampai salah melangkah," ujarnya.

Pihak Kepolisian telah memiliki alat bukti yang diserahkan pelapor. Diantaranya video terkait lagu yang liriknya diubah untuk kampanye. Polda DIY juga meminta keterangan dari para saksi. Keterangan satu-satunya baru dari pelapor yang akan dipelajari dulu dengan melihat perkembangan. 

Sebelumnya Marjuki melaporkan pemilik akun Cak Khan, yang mengunggah lagu Jogja Istimewa yang liriknya diubah dengan lirik dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandi. Marjuki telah mendaftarkan lagunya sebagai bagian hak kekayaan intelektual (Haki), sehingga semua orang tidak boleh merubah lirik lagu.(*-31/Rul)

BERITA REKOMENDASI