Tingkatkan Kualitas Gizi, DKP Diminta Kembangkan Sidat dan Beong

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar ikan, Komisi II (Bidang Perekonomian dan Keuangan) DPRD Kabupaten Kulonprogo meminta Dinas Kelautan Perikanan (DKP) untuk mengembangkan perikanan budidaya beong dan sidat. Sebab selama ini yang dikembangkan hanya gurami lele dan nila.

“Kami meminta dinas untuk membuat sentra selain itu terutama sidat dan beong. Hal ini didasari hasil inspeksi mendadak (sidak) lapangan banyak pihak yang selama ini mengembangkan budidaya ikan tersebut belum pernah mendapat perhatian dari dinas terkait,” ungkap H Priyo Santoso SH Ketua Komisi II DPRD Kulonprogo, Selasa (18/2/2020), di sela-sela sidak Kampung Sidat Jetis Kalurahan Gerbosari Kapanewon Samigaluh. Komisi II yang datang selain Priyo, adapula Septi Nur Anggraeni SPd, Raden Sunarwan, Titik Wijayanti SE, Dwi Nugroho SE, serta Sendy Yulistya P SE.

Menurut Priyo, selain itu demografi Kulonprogo juga sangat cocok untuk pengembangan budidaya ikan tersebut. “Budidaya ikan yang perlu dikembangkan di Kulonprogo bisa sidat, beong, bethik dan ikan gabus ikan sangat laris di pasar, sehingga dinas terkait diminta merespon dengan membuat sentra-sentra. Sehingga selanjutnya bisa dikembangkan oleh masyarakat. Pasaran sidat sekarang bisa sampai ekspor dan kebutuhan sangat kurang sedangkan hasil usaha ikan ini lebih menjanjikan daripada budidaya ikan lainnya,” kata Priyo.(Wid)

BERITA REKOMENDASI